Takut Dengan Patih Kebo Iwa, Gajah Mada Lakukan Siasat Ini Untuk Taklukan Kerajaan Bali, Simak Kisahnya!

Takut Dengan Patih Kebo Iwa, Gajah Mada Lakukan Siasat Ini Untuk Taklukan Kerajaan Bali, Simak Kisahnya!

Takut Dengan Patih Kebo Iwa, Gajah Madah Lakukan Siasat Ini Untuk Taklukan Kerajaan Bali, Simak Kisahnya!-Kolase-Berbagai Sumber

BACA JUGA:Inilah Kerajaan Kecil Yang Tidak Bisa Dikalahkan Oleh Majapahit, Apakah Nama Kerajaan Itu?

“Hai Patih Mada (Gajah Mada) kemarilah mendekat padaku, berita apa yang kau bawa untukku. Ceritakanlah jangan engkau merasa sungkan,” perintah Rajah Bali Aga. 

Patih Mada pun menghaturkan sembah kepada Sri Baginda Raja Bali. “Ampun Paduka Tuanku, hamba datang diutus oleh Paduka Tuanku Putri Ratu Majapahit untuk menghadap tuanku Raja.

Mempersembahkan sepucuk surat. Hamba mohon ampun jikalau hamba membuat kekeliruan dalam tatacara menghadap kehadapan Sri Baginda Raja Agung. 

Inilah surat beliau mohon Paduka Raja menerimanya,” kata Gajah Mada. Akhirnya raja pun menerima surat tersebut dan membaca isinya. 

BACA JUGA:Selain Makam Nyi Roro Kidul, Ternyata Ada 3 Makam Keramat Lagi di Gunung Salak

Isi surat tersebut konon antara lain berbunyi: 

1. Majapahit memohon dengan sangat agar Kerajaan Bali jangan menyerang kerajaan Majapahit. 

2. Mohon hubungan yang dahulu diteruskan sebagai hubungan persaudaraan.

3. Mohon kesediaannya agar Kebo Iwa diperkenankan untuk pergi ke Jawa agar dinikahkan dengan seorang putri yang kecantikannya sudah terkenal di tanah Jawa. 

Surat itu seolah-olah bukti dari ketulusan hati Raja Majapahit untuk menjalin persahabatan dan persaudaraan antara kedua belah pihak, agar terwujud ketenangan dan ketentraman yang didambakan. 

BACA JUGA:Selain Menjadi Salahsatu Gunung Mistis, Gunung Lawu Ternyata Dikutuk Prabu Brawijaya

Melihat isi surat yang lemah lembut dan sangat sopan, apalagi ditandatangani Ratu Kerajaan Majapahit, maka tak ada prasangka baruk. 

Raja Bali Aga menerima semua permintaan dari kerajaan Majapahit. Saat itu semua bergembira mengetahui isi dari surat tersebut. 

Untuk merayakan kegembiraan itu, Raja Bali Aga mengadakan pesta penyambutan sebagai penghormatan terhadap Gajah Mada dan rombongannya sebagai tamu penting kerajaan saat itu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: