Terungkap Peristiwa Tiga Daerah Ketika Rakyat Bangkit Melawan Penindasan

Jumat 02-05-2025,19:00 WIB
Reporter : Yogi
Editor : Gelang

Apa yang oleh para pelaku dianggap sebagai gerakan revolusi sosial, oleh pemerintah disebut sebagai pemberontakan.

Sampai titik ini, kisah ini seolah-olah berakhir dengan tragedi rakyat yang bergerak yang ditindas oleh negaranya sendiri. 

Meskipun demikian, Peristiwa Tiga Daerah tidak hanya berfokus pada kematian dan luka-luka. 

BACA JUGA:Sejarah Candi Liyangan: Jejak Peradaban Mataram Kuno di Lereng Gunung Sindoro!

Ia juga menjadi cermin. 

Bahwa kemerdekaan yang diproklamasikan belum tentu dirasakan merata. 

Bahwa rakyat kecil tak hanya ingin merdeka dari penjajah asing, tapi juga dari penindasan struktural yang diwariskan oleh sistem lama.

Yang menarik, peristiwa ini lama diselimuti kabut sejarah. 

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Candi Arca Guplo: Warisan Budaya yang Terlupakan!

Jarang dibahas dalam buku pelajaran. 

Bahkan, dalam beberapa dekade, gerakan ini dianggap sebagai noda. 

Ada trauma ideologi di baliknya. 

Karena dianggap dekat dengan PKI, maka narasi tentangnya ikut dibungkam.

BACA JUGA:Menguak Jejak Sejarah Candi Padas: Warisan Leluhur yang Dipahat Abadi di Tebing Batu!

Namun kini, ketika kita mulai membuka lembar-lembar sejarah yang sempat dikunci, Peristiwa Tiga Daerah muncul sebagai pengingat. 

Bahwa kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan. 

Kategori :