iklan nagih
Pemkot PGA

Politeknik Agraria STPN Seleksi Calon SDM Unggul Bidang Pertanahan

Politeknik Agraria STPN Seleksi Calon SDM Unggul Bidang Pertanahan

Politeknik Agraria STPN Seleksi Calon SDM Unggul Bidang Pertanahan-foto : net-

PAGARALAMPOS.COM - Politeknik Agraria STPN kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa melalui Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027. 

Perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini menyiapkan calon taruna dan taruni yang akan menjadi sumber daya manusia profesional di bidang Pertanahan dan Tata Ruang.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Agustyarsyah, mengatakan proses seleksi dirancang untuk menjaring peserta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta komitmen dalam mendukung peningkatan pelayanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

BACA JUGA:ATR/BPN Perkuat Perlindungan Tanah Ulayat Masyarakat Adat di Buton

Menurutnya, para peserta yang nantinya dinyatakan lolos diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang berkontribusi dalam mempercepat berbagai program strategis kementerian. 

Karena itu, seleksi dilakukan secara ketat dan objektif guna memastikan hanya kandidat terbaik yang diterima.

SPTB tahun ini diselenggarakan di dua lokasi, yakni Kampus Politeknik Agraria STPN di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN di Cikeas, Kabupaten Bogor. Pelaksanaan seleksi di Yogyakarta berlangsung pada 1 hingga 4 Juli 2026, sedangkan di Cikeas digelar pada 2 Juli 2026.


Politeknik Agraria STPN Seleksi Calon SDM Unggul Bidang Pertanahan-foto : net-

BACA JUGA:ATR/BPN Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah

Agustyarsyah menjelaskan, penggunaan dua lokasi seleksi dilakukan sebagai respons atas meningkatnya jumlah pendaftar setiap tahun. 

Dengan semakin banyaknya peserta yang lolos tahap administrasi, kapasitas pelaksanaan ujian di kampus utama Yogyakarta dinilai tidak lagi mencukupi sehingga fasilitas BPSDM di Cikeas dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran proses seleksi.

Selain mengakomodasi jumlah peserta yang terus bertambah, penyelenggaraan di dua lokasi juga bertujuan menjaga kualitas pelaksanaan ujian. 

Seluruh peserta mengikuti seleksi menggunakan metode Computer Based Test (CBT) yang dirancang agar proses penilaian berlangsung lebih objektif, transparan, dan mudah diawasi.

BACA JUGA:ATR/BPN dan Kemendagri Percepat Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: