Keputusan yang keliru dalam pengelolaan tanah dapat membawa dampak panjang karena tanah memiliki sifat permanen dan berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Tanah, Negara, dan Rakyat: Memaknai Kembali Transformasi Pelayanan Pertanahan dalam Perspektif Kebangsaan.
”Kegiatan turut dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.
BACA JUGA:Transformasi SDM ATR/BPN, Nusron Siapkan Pola Karier Berjenjang demi Tingkatkan Profesionalisme
Selain itu, hadir pula sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Agraria STPN, jajaran Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi, serta lebih dari 500 Taruna dan Taruni Politeknik Agraria STPN.
Melalui kuliah umum tersebut, para peserta diajak melihat pertanahan sebagai persoalan multidimensional.
Pemahaman lintas disiplin dinilai menjadi bekal penting agar calon insan pertanahan mampu mengambil keputusan secara lebih komprehensif dan bertanggung jawab.