BACA JUGA:Yuk Mengenal Buah Namnam dan Beragam Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh!
3. Menurunkan Panas dan Meredakan Demam
Daun beluntas juga memiliki sifat antipiretik atau penurun panas. Dalam pengobatan tradisional, air rebusan daun beluntas diberikan kepada anak-anak atau orang dewasa yang mengalami demam tinggi.
Kandungan senyawa antiinflamasi dan antioksidannya membantu tubuh melawan infeksi penyebab demam sekaligus meredakan peradangan.
4. Mengatasi Nyeri Sendi dan Rematik
Kandungan flavonoid dan tanin pada daun beluntas diketahui memiliki efek antiinflamasi. Oleh karena itu, ramuan herbal dari daun ini sering digunakan untuk membantu meredakan nyeri sendi, pegal linu, dan rematik.
Biasanya, daun beluntas direbus dan diminum airnya, atau dibuat menjadi kompres dan ditempelkan pada bagian tubuh yang nyeri.
Meski belum menggantikan pengobatan medis, cara ini dianggap aman dan efektif sebagai terapi pendamping.
5. Menurunkan Kolesterol dan Menjaga Jantung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun beluntas dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Kandungan flavonoid dan antioksidan lainnya bekerja mencegah oksidasi lemak dalam darah, sehingga mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah dan penyakit jantung.
BACA JUGA:Meningkatkan Mood Dan Mengurangai Stres Inilah Manfaat Coklat Yang Jarang Diketahui!
Dengan konsumsi rutin dalam kadar yang wajar, daun beluntas dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat untuk menjaga jantung tetap optimal.
6. Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita
Dalam pengobatan tradisional, daun beluntas sering digunakan oleh wanita untuk menjaga kesegaran dan kebersihan organ reproduksi.