Antioksidan ini membantu melindungi sel kulit dari kerusakan, menjaga kelembapan kulit, dan meningkatkan elastisitasnya.
Tak heran, ekstrak mengkudu sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk mencegah munculnya keriput dan bintik hitam.
7. Meningkatkan Energi dan Vitalitas
Dalam pengobatan tradisional, mengkudu sering dikonsumsi untuk mengembalikan stamina dan meningkatkan energi.
Zat nutrisi penting dalam buah ini, termasuk vitamin, mineral, dan asam amino, membantu tubuh memproduksi energi lebih optimal.
Orang-orang yang merasa mudah lelah atau lesu bisa merasakan manfaat dari mengonsumsi jus mengkudu secara rutin.
8. Potensi Anti-Kanker
Beberapa studi awal menunjukkan bahwa buah mengkudu mengandung zat anti-tumor dan anti-kanker, seperti damnacanthal.
Zat ini diyakini dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dan mencegah penyebarannya.
Meskipun masih perlu lebih banyak penelitian klinis untuk membuktikan efektivitasnya secara medis, hasil awal ini cukup menjanjikan dalam pengembangan terapi alami untuk kanker.
BACA JUGA:Bukan Hanya Rasanya yang Lezat, Berikut Sederet Manfaat Ubi Cilembu untuk Kesehatan!
Cara Konsumsi dan Efek Samping
Mengkudu dapat dikonsumsi dalam bentuk jus, kapsul ekstrak, maupun sebagai bagian dari ramuan herbal.
Namun, karena rasanya yang kuat dan khas, banyak orang memilih mencampurnya dengan madu atau jus buah lain untuk mengurangi aroma menyengatnya.
Konsumsi secara berlebihan sebaiknya dihindari, karena dalam beberapa kasus dapat menyebabkan gangguan pada hati atau ginjal, terutama jika dikonsumsi oleh individu dengan kondisi kesehatan tertentu.