Menelusuri Sejarah Monumen Trikora: Simbol Perjuangan Pembebasan Irian Barat

Jumat 11-04-2025,22:30 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

Pada tahun 1962, melalui Perjanjian New York yang difasilitasi oleh PBB, Belanda setuju menyerahkan Irian Barat kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA), yang kemudian diserahkan kepada Indonesia pada tahun 1963.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Bendera Pusaka Merah Putih: Simbol Perjuangan dan Identitas Bangsa Indonesia!

BACA JUGA:Sejarah Arca dan Prasasti Zaman Kerajaan: Jejak Nyata Peradaban Nusantara!

Pembangunan Monumen Trikora

Di daerah inilah beberapa operasi militer dilakukan, serta menjadi titik strategis selama masa perjuangan Trikora.

Beberapa relief memperlihatkan tentara yang berjuang, masyarakat Papua yang bersatu, serta simbol-simbol kebangsaan seperti Garuda Pancasila dan Bendera Merah Putih.

Selain sebagai tempat peringatan, Monumen Trikora kini menjadi destinasi wisata sejarah yang mengedukasi masyarakat tentang perjuangan mempertahankan keutuhan NKRI.

Makna dan Nilai yang Dikandung

BACA JUGA:Sejarah Lonceng Vihara Avalokitesvara: Warisan Spiritualitas dan Simbol Keberagaman di Tanjung Balai!

BACA JUGA:Menjelajah Hutan Mamberamo: Sejarah Permata Hijau Tersembunyi di Jantung Papua!

Monumen Trikora bukan sekadar simbol fisik, melainkan lambang dari semangat persatuan dan tekad untuk membebaskan tanah air dari penjajahan.

Nilai yang terkandung di dalamnya mencakup:

Patriotisme: Semangat cinta tanah air yang mendorong rakyat dan tentara untuk bersatu melawan penjajahan.

Monumen Trikora berdiri sebagai bukti nyata dari perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan wilayahnya.

BACA JUGA:Denting Sejarah dari Menara: Menelusuri Jejak Lonceng Gereja Katedral Jakarta!

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Meriam Si Jagur: Jejak Kolonial dan Simbol Kekuatan Masa Silam!

Kategori :