Menelusuri Sejarah Meriam Si Jagur: Jejak Kolonial dan Simbol Kekuatan Masa Silam!
Menelusuri Sejarah Meriam Si Jagur: Jejak Kolonial dan Simbol Kekuatan Masa Silam!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Indonesia memiliki banyak peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu masa lalu, salah satunya adalah Meriam Si Jagur.
Terletak di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di halaman depan Museum Fatahillah, Meriam Si Jagur masih menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
Asal-Usul Meriam Si Jagur
Meriam Si Jagur berasal dari abad ke-16 dan awalnya dibuat di Portugal.
BACA JUGA:Jejak Sejarah Istana Dalam Loka: Kemegahan Warisan Budaya Sumbawa di Nusa Tenggara Barat
Meriam ini diproduksi oleh seorang pembuat meriam ternama bernama Manuel Tavares Bocarro, yang namanya bahkan terukir di bagian sisi meriam tersebut.
Meriam dengan kaliber besar ini dulunya digunakan untuk mempertahankan benteng atau pos strategis dari serangan musuh, terutama di wilayah pesisir.
Ciri Khas Fisik yang Menarik Perhatian
BACA JUGA:Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah: Jejak Manis Sejarah Industri Gula di Nusantara!
Di bagian belakang meriam terdapat bentuk seperti tangan mengepal dengan ibu jari menyelip di antara jari telunjuk dan jari tengah sebuah simbol yang dikenal sebagai "figa" dalam budaya Portugis.
BACA JUGA:Sejarah Misteri Pulau Nusa Barong Jawa Timur: Pulau Tak Berpenghuni yang Diselimuti Aura Gaib!
Dalam budaya Eropa, terutama Portugis, simbol tersebut dipercaya sebagai penolak bala atau simbol keberuntungan, sekaligus memiliki makna kesuburan.
Namun, simbol ini juga bisa dimaknai berbeda oleh budaya lain.
Di Indonesia sendiri, simbol ini sering dianggap tabu atau memiliki konotasi erotis, sehingga menimbulkan banyak cerita dan mitos di kalangan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
