PAGARALAMPOS.COM - Kerajaan Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan tertua yang pernah berkuasa di wilayah barat Pulau Jawa, berkembang pesat antara abad ke-4 hingga ke-7 Masehi.
Kerajaan ini didirikan oleh Jayasingawarman pada tahun 358 M, dan mencapai puncak kejayaan di bawah pemerintahan cucunya, Purnawarman.
Keberadaan Tarumanegara dibuktikan melalui sejumlah prasasti bersejarah, seperti Ciaruteun, Jambu, Pasir Awi, Kebun Kopi, Muara Cianten, Tugu, dan Lebak.
Prasasti-prasasti ini mengungkap aspek penting tentang kehidupan masyarakat, sistem pemerintahan, dan kemakmuran kerajaan.
Sebagai kerajaan Hindu tertua setelah Kutai, Tarumanegara memegang peranan penting dalam sejarah awal Nusantara.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah dan Profil Singkat Taman Nasional Alas Purwo: Memiliki Ekosistem Alas Purwo!
BACA JUGA: Gunung Kelimutu dan Danau Tiga Warna: Memiliki Sejarah dan Legenda yang Mistis!
Meski sumber tertulis terbatas, bukti arkeologis memperkaya pemahaman kita tentang kehidupan kerajaan ini.
Asal-usul Tarumanegara bermula dari Jayasingawarman, seorang penguasa asal India yang mendirikan kerajaan di sekitar Sungai Citarum, dinamai "Tarumanegara" karena melimpahnya pohon tarum di wilayah tersebut.
Setelah masa pemerintahannya berakhir pada tahun 382 M, kekuasaan dilanjutkan oleh Dharmayawarman.
Puncak kejayaan kerajaan terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman (395-434 M). Ia memimpin pembangunan ibu kota baru bernama Sundapura, yang menjadi cikal bakal nama "Sunda".
Purnawarman juga menginisiasi pembangunan saluran Sungai Gomati sepanjang 12 km untuk mengendalikan banjir, mencegah kekeringan, dan memperlancar perdagangan.
BACA JUGA:Menilik Jejak Sejarah Kolonial di Banda Neira: Saksi Bisu Kolonialisme Belanda di Banda Neira!
BACA JUGA:Memilik Keindahan dan Beragam Bagian Unik: ini Sejarah dan Arsitektur Taman Ayun Bali!
Wilayah kekuasaan Tarumanegara meliputi daerah yang kini dikenal sebagai Banten, Jakarta, Bogor, dan Cirebon, dengan hubungan diplomatik yang terjalin hingga ke Cina.