Pemkot PGA

Memilik Keindahan dan Beragam Bagian Unik: ini Sejarah dan Arsitektur Taman Ayun Bali!

Memilik Keindahan dan Beragam Bagian Unik: ini Sejarah dan Arsitektur Taman Ayun Bali!

Memilik Keindahan dan Beragam Bagian Unik: ini Sejarah dan Arsitektur Taman Ayun Bali!-foto: net-

PAGARALAMPOS.COM - Begitu menginjakkan kaki ke Bali, akan terlihat poly pura tersebar di semua pulau, mulai asal milik pribadi hingga yg menjadi fasilitas umum.

Hal ini wajar mengingat Bali dikenal sebagai Pulau Dewata Indonesia, menggunakan budaya serta tradisi Hindu yg masih sangat kental. keliru satu pura yg paling terkenal dan  latif buat dikunjungi ialah Pura Taman Ayun Bali.

Terletak pada Mengwi, Badung, jauh dari keramaian sentra kota, pura ini dilingkupi sang pepohonan serta kolam yg hijau serta asri, kurang lebih 18 km barat bahari Denpasar serta kurang lebih 8 km barat daya Ubud.

Pura Taman Ayun artinya keliru satu pura paling menarik serta tak jarang dikunjungi di Bali. Dibangun pada abad ke-17 menjadi pura keluarga Kerajaan Mengwi, awalnya hanya dapat diakses sang keluarga kerajaan.

BACA JUGA:Sejarah Upacara Tabuik di Pariaman: Memiliki Makna, dan Proses Pelaksanannya yang Unik!

Pura ini sudah dinyatakan menjadi situs warisan budaya dunia sang UNESCO karena memiliki desain arsitektur yang sangat kuat serta sophisticated.

Dikutip berasal page situs Kemenparekraf, Taman Ayun Bali secara harfiah berarti “Taman yg indah ”. Nama ini sangat tepat untuk menggambarkan suasana pura yg memang sangat indah.

Pada sini, terdapat banyak pelinggih berjenjang yg didedikasikan buat berbagai tuhan, dan  taman menggunakan tanaman yg terawat rapi.

Selain itu, Taman Ayun Bali juga memiliki bale-bale beratap alang-alang serta kanal-kanal yg menambah estetika tempat ini. tidak heran, banyak orang tiba ke sini buat mencari kedamaian serta ketenangan.

BACA JUGA:Sejarah Singkat Tari Tor Tor: Menyimpan 5 Fakta Menarik dan Keunikan!

Sejarah Pura Taman Ayun Bali

Pura Taman Ayun Bali artinya pura utama bagi Kerajaan Mengwi yang didirikan oleh Raja I Gusti Agung Putu di tahun 1634.

Pada proses pembangunannya, Raja I Gusti Agung Putu dibantu oleh arsitek keturunan Tiiongkok berasal Banyuwangi, Ing Khang Ghoew I (Kaco).

Pada awalnya, Raja Mengwi membentuk pura bernama Taman Genter di utara Desa Mengwi sebagai kawasan pemujaan leluhurnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait