Viral Klitih! Ini Sejarah tentang klitih
Viral Klitih--
BACA JUGA:Deretan Air Terjun Lombok Utara, bakalan bikin Kamu Ga Mau Pulang!
Frustrasi pada remaja dapat terjadi karena konflik tentang ideal-self yang mereka miliki berujung pada kebingungan akan identitas mereka sehingga mereka melukai orang lain karena hal tersebut (menurut mereka) merupakan salah satu cara untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki identitas.
Akan tetapi, tampaknya masih ada satu hal yang mengganjal. Mengapa kebingungan akan identitas malah berujung terhadap tindakan melukai orang lain?
Jawabannya karena terdapat faktor eksternal yang terdiri dari pengaruh lingkungan sosial dan budaya.
Mungkin hal ini terdengar sepele, namun tidak dapat dimungkiri bahwa lingkungan pergaulan turut memengaruhi perkembangan identitas remaja.
BACA JUGA:Mengulik Sejarah Asal Suku Tamiang: Jejak Kerajaan Tua di Ujung Timur Aceh!
Remaja cenderung menghabiskan waktunya dengan teman sebaya dan membentuk kelompok-kelompok agar dapat memahami satu sama lain (Santrock, 2018).
Kelompok pergaulan yang diikuti remaja berpengaruh terhadap perubahan perilaku remaja.
Remaja melakukan konformitas, yaitu perubahan perilaku sebagai upaya untuk menyesuaikan diri dengan kelompok yang diikutinya (Santrock, 2018).
Pelaku klitih yang notabene remaja juga melakukan hal yang sama, mereka membentuk kelompok dan menekankan konformitas pada kelompok yang diikutinya.
BACA JUGA:5 Daftar Sungai Terpanjang di Indonesia
Maka tak heran, apabila para remaja yang berada dalam kelompok pelaku klitih sama-sama memiliki perilaku agresif.
Membahas lebih dalam mengenai konformitas pada kelompok klitih, pada umumnya, konformitas yang dilakukan terkait dengan provokasi.
Dengan melakukan provokasi, anggota kelompok klitih akan dihasut untuk melakukan suatu tindakan yang dianggap menjadi tujuan bersama dari kelompok tersebut.
Dengan demikian, tidak heran mengapa fenomena klitih seakan tidak pernah berhenti dan selalu bermunculan karena proses provokasi yang dilakukan dalam kelompok terus menyebar dan memancing banyak anggota untuk semakin berani melakukan aksi klitih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
