Cerita Kemudahan Urusan Pertanahan dari Yogyakarta: Saat Aplikasi Sentuh Tanahku Jadi Asisten Pribadi Warga
Cara menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku Yogyakarta-Ist-Pagaralam Pos
PAGARALAMPOS.COM - Digitalisasi layanan publik kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan solusi nyata yang mulai mendarah daging di tengah masyarakat.
Di Kota Gudeg, Yogyakarta, aplikasi Sentuh Tanahku besutan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah bertransformasi menjadi alat andalan warga untuk mengurus aset properti mereka dengan lebih efisien, transparan, dan modern.
Mulai dari tenaga profesional seperti staf Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) hingga masyarakat umum, semua kini bisa memantau berkas pertanahan hanya dari genggaman gawai.
Efisien bagi Profesional: Pantau Berkas Secara Real-Time
Lia (35), seorang staf PPAT yang sehari-harinya bergelut dengan tumpukan administrasi tanah, mengaku rutinitas kerjanya berubah drastis sejak menggunakan Sentuh Tanahku.
Ditemui di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Yogyakarta, ia menjelaskan betapa mudahnya memvalidasi data Sertipikat Elektronik.
“Mencari denah lokasi Sertipikat Elektronik dari scan barcode bisa, untuk sertipikat hijau (analog) bisa dari nomor SHM. Berkas-berkas bisa kita pantau di aplikasi, tidak perlu bolak-balik ke Kantah, cuma dicek dari handphone bisa. Sangat efisien,” ungkap Lia.
Bagi Lia, fitur antrean daring dan pelacakan berkas secara real-time adalah kunci produktivitas. Ia tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam di kantor pertanahan hanya untuk menanyakan status pengajuan kliennya.
BACA JUGA:CPNS ATR/BPN Harus Perkuat Kepedulian dan Peran Komunikasi Publik: Setiap ASN Adalah Wajah Institusi
Ramah bagi Pengguna Baru: Dari HGB ke Hak Milik Tanpa Bingung
Kesan serupa juga datang dari pengguna awam, Damayanti (50). Awalnya, ia datang ke Kantah Yogyakarta hanya untuk mengurus peningkatan status asetnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) ke Hak Milik.
Namun, ia pulang dengan "ilmu" baru setelah dipandu oleh tim Humas ATR/BPN mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku.
Damayanti sempat terkejut saat mengetahui bahwa Sertipikat Elektronik miliknya nanti dapat dicek keabsahannya cukup dengan memindai barcode di dalam aplikasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
