Menteri BUMN, Erick Thohir Merencanakan Penggabungan 7 Perusahaan Pelat Merah Jadi Tiga, Ini Alasannya!

Menteri BUMN, Erick Thohir Merencanakan Penggabungan 7 Perusahaan Pelat Merah Jadi Tiga, Ini Alasannya!

Menteri BUMN, Erick Thohir Merencanakan Penggabungan 7 Perusahaan Pelat Merah Jadi Tiga, Ini Alasannya!--

PAGARALAMPOS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, telah mengumumkan rencananya untuk menggabungkan perusahaan pelat merah karya dari tujuh menjadi tiga, sebagai langkah untuk memfokuskan kinerja dan menyehatkan masing-masing BUMN.

Penggabungan ini diumumkan dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/3/2024).

Menurut rincian yang disampaikan oleh Erick Thohir, penggabungan pertama akan melibatkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero), dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Sementara itu, penggabungan kedua akan melibatkan PT Hutama Karya (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, serta penggabungan ketiga akan melibatkan PT PP (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

BACA JUGA:Operasi Kesiapan Nuklir, Angkatan Udara AS Resmi Gunakan Jasa Robot Anjing

BACA JUGA:Waspada TPPO Modus Ferienjob, Polri Tetapkan Lima Tersangka, Korban Dipekerjakan di Jerman

BACA JUGA:Operasi Ketupat 2024, Polri Jaga Keamanan di 68.611 Masjid dan 11.828 Titik Lainnya

"Dalam karya hari ini, kita sudah konsolidasi dalam tahap proses menggabungkan 7 karya menjadi 3 perusahaan karya.Yaitu dengan penggabungan yang namanya Brantas, Adhi, dan Nindya Karya. Lalu Hutama Karya dengan Waskita, dan juga PP dengan WIKA. Ini salah satu konsolidasi penyehatannya," ujar Erick Thohir.

Penggabungan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, serta mengurangi overlap dalam berbagai aspek bisnis antara perusahaan-perusahaan terlibat.

Erick Thohir juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesehatan dan daya saing BUMN di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Seiring dengan penggabungan ini, diharapkan juga terjadi peningkatan dalam pelayanan kepada masyarakat serta kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan infrastruktur dan ekonomi nasional secara keseluruhan.

BACA JUGA:Waduuh, Indonesia Diembargo Amerika, Jet Tempur TNI AU Yang Tertahan 7 Tahun di AS, Begini Kisahnya

BACA JUGA:Keindahan Alam dan Kekayaan Budaya Arab Saudi, Menjelajahi Destinasi Wisata di Luar Haji dan Umrah

BACA JUGA:Harga Beras Cuma Bisa Turun Rp200 Meski Panen Raya, Begini Kata Perum Bulog!

Dengan menyatukan kekuatan dan sumber daya, BUMN diharapkan dapat lebih responsif terhadap tuntutan pasar dan mampu menghadapi tantangan yang ada dengan lebih efektif.

Namun, rencana penggabungan ini juga akan menghadapi berbagai tantangan dan kompleksitas.

Proses integrasi antara perusahaan-perusahaan yang berbeda akan memerlukan perencanaan yang cermat dan koordinasi yang baik untuk memastikan bahwa transisi berjalan lancar dan tidak mengganggu operasional serta kinerja perusahaan.

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan dampak sosial dari penggabungan ini, termasuk dampak terhadap karyawan dan mitra bisnis.

BACA JUGA:Rogoh Kocek Dalam, Senikai US$32,4, Korps Marinir AS Borong 22 Unit F-5 E/F Tiger II Swiss

BACA JUGA:5 Rekomendasi Wisata Unik di Indonesia yang Anti-Mainstream, Bikin Kamu Ngadem

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: