Pemerintah Kota Pagaralam Ambil Langkah Konkret dalam Pencegahan Penyakit DBD, Ini Upayanya!

Pemerintah Kota Pagaralam Ambil Langkah Konkret dalam Pencegahan Penyakit DBD, Ini Upayanya!

Pemerintah Kota Pagaralam Ambil Langkah Konkret dalam Pencegahan Penyakit DBD, Ini Upayanya!--

PAGARALAMPOS.COM - Pada rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Pagaralam untuk tahun anggaran 2023, Pj Walikota Pagaralam, H Lusapta Yudha Kurnia SE MM, mengungkapkan terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam atas masukan yang diberikan, khususnya dari Fraksi Gerindra.

Dalam tanggapannya terhadap pandangan umum Fraksi Gerindra, Pj Walikota menyampaikan kesiapannya untuk membahas lebih lanjut serta menyoroti langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Menurut Lusapta Yudha Kurnia, Pemkot Pagaralam telah melaksanakan beberapa langkah penting dalam mengatasi masalah DBD di wilayahnya.

Pertama-tama, dilakukan pembagian abate kepada masyarakat di Kota Pagaralam. abate merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan populasi nyamuk, salah satu penyebab penyebaran DBD.

BACA JUGA:Begini Keunikan 6 Ekowisata di Indonesia, Ada Satwa Langka Terancam Punah 2050 Nanti

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor penyakit DBD.

Langkah kedua yang diambil adalah melakukan fogging di daerah-daerah yang teridentifikasi memiliki kasus positif DBD.

Fogging merupakan metode penyemprotan insektisida yang efektif dalam membasmi nyamuk dewasa.

Hal ini dilakukan untuk memutuskan rantai penularan DBD di lingkungan tersebut.

BACA JUGA:Jaga Imunitas Tubuh! Inilah Segudang Manfaat Meminum Air Jahe Bagi Tubuh

Tidak hanya itu, Pemkot Pagaralam juga aktif dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan lembaga pendidikan tentang konsep 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, serta Menambahkan penggunaan ikan pemakan jentik-jentik nyamuk (ikan predator) untuk meminimalkan populasi nyamuk.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dalam mencegah penyebaran DBD.

Selain kegiatan penyuluhan, Pemkot Pagaralam juga menggunakan mobil keliling untuk menyebarkan informasi dan memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Pagaralam.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkot Pagaralam dalam melibatkan secara langsung masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: