Tradisi Pembuatan Tapai Singkong di Alun Dua, Makanan Ringan Manis untuk Berbuka Puasa, Begini Cara Buatnya!

Tradisi Pembuatan Tapai Singkong di Alun Dua, Makanan Ringan Manis untuk Berbuka Puasa, Begini Cara Buatnya!

Tradisi Pembuatan Tapai Singkong di Alun Dua, Makanan Ringan Manis untuk Berbuka Puasa, Begini Cara Buatnya!--

PAGARALAMPOS.COM - Setiap tahun, di tengah gemerlapnya bulan Ramadan, sebuah tradisi kuno dan bersemangat bergulir di Alun Dua, sebuah desa kecil yang terletak di Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara.

Tradisi ini bukanlah sembarang tradisi, melainkan tradisi pembuatan tapai singkong yang telah menjadi sorotan tak terelakkan bagi penduduk lokal dan para wisatawan yang datang dari berbagai penjuru.

Salah satu tokoh utama di balik kelezatan tapai ini adalah Martin, seorang ahli pembuat tapai yang telah menjalankan profesinya selama bertahun-tahun di daerah ini.

Dengan menggunakan resep turun-temurun, Martin berhasil menciptakan tapai singkong yang tidak hanya lezat tapi juga menjadi primadona setiap kali Ramadan tiba.

BACA JUGA:Ciptakan Atmosfer Kebersamaan di Bulan Ramadhan, Ini Yang Dilakukan Pj Wali Kota Pagaralam dengan Para OPD!

Setiap harinya, dia dengan cermat mengolah hingga 20 kilogram singkong, sebuah angka yang bisa bervariasi tergantung pada ketersediaan bahan baku yang berkualitas.

Proses pembuatan tapai dimulai dengan langkah-langkah yang sederhana namun memerlukan ketelitian.

Singkong dikupas bersih dan dicuci sebelum direbus hingga setengah matang.

Kemudian, setelah airnya turun, singkong disaring dan disusun rapi di atas daun pisang, diberi ragi, lalu dibungkus selama dua hari hingga menjadi tapai yang siap disantap.

BACA JUGA:Banyak Tak Tau, TNI Punya Ranpur Amfibi Arisgator, Mampu Berenang di Laut, Dipersenjatai Pelontar Granat

Kelezatan tapai ini tidak hanya memikat selera penduduk lokal, tapi juga menarik perhatian dari masyarakat di luar Pagaralam, seperti Jarai dan Lahat.

Tapai ini dijual dalam bungkusan yang biasanya berisi enam potong tapai, atau dalam kemasan ember, menjadikannya mudah untuk dibawa pulang dan dinikmati bersama keluarga.

Salah satu pembeli setia tapai, Susi, memberikan kesaksian akan kelezatan makanan tersebut.

Baginya, tapai adalah pilihan yang sempurna untuk berbuka puasa dalam suasana kebersamaan dengan keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: