Polemik Program Makan Siang Gratis, Ini Dia Dampak dan Perdebatannya!

Polemik Program Makan Siang Gratis, Ini Dia Dampak dan Perdebatannya!

Polemik Program Makan Siang Gratis, Ini Dia Dampak dan Perdebatannya!--

PAGARALAMPOS.COM - Polemik seputar program makan siang gratis yang digagas oleh kubu Prabowo - Gibran terus memunculkan berbagai perdebatan.

Program ini, meskipun memiliki niat baik untuk mencegah stunting dan meningkatkan gizi anak-anak, menuai kritik karena dianggap merugikan guru honorer dan memangkas anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Mantan Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, angkat bicara mengenai dampak dan efektivitas program ini.

Program makan siang gratis dianggap akan memangkas anggaran dana BOS, sehingga sekolah-sekolah kecil, terutama guru honorer, akan terdampak secara langsung.

BACA JUGA:Inilah Kuliner Khas Sumsel, Bercitarasa Lezat Konon Perpaduan Budaya Melayu dan Tionghoa

BACA JUGA:Mau Ndaki Gunung, Wanita Wajib Tau 7 Hal Ini

Guru honorer yang sudah mendapat bayaran yang minim, semakin dirugikan dengan pemotongan anggaran ini.

Realisasi program makan siang gratis ini juga memunculkan perubahan pola pengeluaran siswa, di mana uang jajan yang seharusnya digunakan untuk keperluan pribadi berubah menjadi tabungan.

Nila F Moeloek memberikan peringatan mengenai dampak bahaya bagi anak-anak terkait program makan siang gratis ini.

Meskipun memiliki niat baik untuk mencegah stunting, program ini dianggap tidak akan efektif jika diberikan kepada anak-anak di atas dua tahun.

BACA JUGA:Jejak Sejarah Kerajaan Tua di Indonesia, Inilah 5 Nama Kerajaannya

BACA JUGA:Rekomendasi Paling Epik Model Rambut Pria, Rapi dan Keren!

Ia menyarankan program ini difokuskan pada anak-anak di bawah dua tahun untuk memaksimalkan pengaruhnya terhadap peningkatan IQ.

Menurutnya, hanya 15 persen anak yang bisa meningkatkan IQ-nya, tetapi demikian, peningkatannya tidak terlalu signifikan, masih mendekati angka 110.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: