Mengungkap Tips Mendaki Gunung Saat Menstruasi. Kira-kira Bekas Pembalutnya Dibawa atau Dibuang ya?

Mengungkap Tips Mendaki Gunung Saat Menstruasi. Kira-kira Bekas Pembalutnya Dibawa atau Dibuang ya?

Mengungkap Tips Mendaki Gunung Saat Menstruasi. Kira-kira Bekas Pembalutnya Dibawa atau Dibuang ya?--

Ketahui keluhan atau gejala apa saja yang paling sering kita alami ketika datang bulan.

2. Bawa Suplemen dan Pereda Nyeri

Saat haid, wanita akan kehilangan darah yang mengandung zat besi.

Akibatnya, metabolisme tubuh dapat terpengaruh sehingga lebih mudah kelelahan.

Selama mendaki gunung, Eigerian perlu menyiapkan kondisi fisik sebaik mungkin.

BACA JUGA:Inilah Rekomendasi Wisata di Ancol Jakarta yang Pas Dikunjungi Saat Bulan Puasa

BACA JUGA:Inilah 6 Rekomendasi Wisata di Aceh yang Miliki Keindahan Menakjubkan

Termasuk membawa camilan penambah tenaga dan suplemen yang bisa menjaga kondisi tubuh, terutama saat haid.

Selain itu, kita juga perlu membawa pereda nyeri sebagai persiapan jika sewaktu-waktu mengalami keluhan haid.

3. Bawa Pembalut yang Cukup

Selama mendaki gunung, kita dituntut untuk lebih banyak bergerak.

Oleh karena itu, disarankan untuk membawa pembalut berukuran panjang, tebal, dan berdaya serap tinggi.

Selain itu, Eigerian juga perlu membawa stok pembalut yang cukup.

BACA JUGA:Mengenal Sejarah dan Fakta Menarik Candi Arjuna dengan Situs Bersejarah di Ketinggian 2.093

BACA JUGA:Mengenal Sejarah Kota Cibaduyut, Pusat Kreativitas Sepatu Bandung yang Menawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: