Menelisik Sejarah Nusantara! Daftar Raja Paling Terkenal di Kerajaan Sriwijaya, Peninggalan dan Kemundurannya

Menelisik Sejarah Nusantara! Daftar Raja Paling Terkenal di Kerajaan Sriwijaya,  Peninggalan dan Kemundurannya

Menelisik Sejarah Nusantara! Daftar Raja Paling Terkenal di Kerajaan Sriwijaya, Peninggalan dan Kemundurannya--

PAGARALAMPOS.COM - Kerajaan Sriwijaya adalah Kerajaan bahari yang didirikan oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa pada abad ke-7.

Kerajaan ini terletak di tepian Sungai Musi, di daerah Palembang, Sumatera Selatan. Pada masanya, kerajaan maritim ini banyak memberi pengaruh di Nusantara.

Pusat Kerajaan Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking, tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya.

Sriwijaya adalah kerajaan Budha bercorak maritim yang mengontrol perdagangan di jalur utama Selat Malaka.

BACA JUGA:Inilah 10 Peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang Wajib Kalian Ketahui!

Raja terkenal di Kerajaan Sriwijaya adalah Dapunta Hyang Sri Jayanasa yang memerintah dari tahun 671-728 Masehi 123.

Selain itu, berikut ini adalah daftar raja-raja yang diduga kuat pernah memerintah Kerajaan Sriwijaya:

  1. Dapunta Hyang Sri Jayanasa (683 M)
  2. Indrawarman (702 M)
  3. Rudra Wikrama (728-742 M)
  4. Sangramadhananjaya (775 M)
  5. Dharanindra/Rakai Panangkaran (778 M)
  6. Samaragrawira/Rakai Warak (782 M)
  7. Dharmasetu (790 M)
  8. Samaratungga/Rakai Garung (792 M)
  9. Balaputradewa (856 M)
  10. Sri Udayadityawarman (960 M)
  11. Sri Wuja atau Sri Udayadityan (961 M)

BACA JUGA:Mengenal 10 Peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang jadi Bukti Prasejarah Zaman Dulu

Kerajaan Sriwijaya mengalami kemunduran pada abad ke-11 dan akhirnya runtuh pada abad ke-12. Ada 3 faktor utama penyebab runtuhnya Kerajaan Sriwijaya, yaitu:

Diserang oleh Colamandala

Wilayah kekuasaannya mulai melepaskan diri

Masuknya ajaran Islam.

Menurut sumber lain, Kerajaan Sriwijaya diserang oleh dinasti Chola yang dipimpin Raja Rajendra Chola I sebanyak 2 kali di tahun 1017 dan 1025.

Dampak dari serangan dinasti Chola tersebut membuat Kerajaan Sriwijaya mengalami kerugian besar. Bahkan wilayah kekuasaannya berhasil diambil alih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: