Kisah Penaklukkan Kerajaan Bali, Hingga Menjadi Korban Pertama Sumpah Palapa Oleh Gajah Mada, Simak Kisahnya!

Kisah Penaklukkan Kerajaan Bali, Hingga Menjadi Korban Pertama Sumpah Palapa Oleh Gajah Mada, Simak Kisahnya!

Kisah Penaklukan Kerajaan Bali, Hingga Menjadi Korban Pertama Sumpah Palapa Oleh Gajah Mada, Simak Kisahnya!-Kolase-Berbagai Sumber

Bhre Kahuripan yang memegang tampuk pemerintahan Majapahit paska tewasnya Raja Jayanegara, juga merasa takjub. 

BACA JUGA:Sampai Majapahit Runtuh Abad 16, Kerajaan Ini Tidak Juga Bisa Ditaklukan, Apakah kerajaan Itu?

Sementara, Kembar, salah satu pejabat penting Majapahit yang ikut hadir di paseban, tertawa mengejek Gajah Mada yang telah mengucapkan sumpah.


--

Di sela nada tawa yang memerahkan kuping, mulutnya juga menyemburkan caci maki. Kembar terang-terangan meragukan sumpah palapa Patih Gajah Mada. 

Begitu juga dengan pejabat penting lain, seperti Jabung Tarewes, dan Lembu Peteng. Bersama pejabat yang lain, keduanya juga ikut terbahak-bahak. " Gajah Mada merasa dihina, lalu turun dari paseban menghadap kaki sang rani," tulis Slamet Muljana dalam "Menuju Puncak Kemegahan, Sejarah Kerajaan Majapahit". 

Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit pada tahun 1336. Meski dihadapkan pada rasa pesimistis dari menteri-menteri di Majapahit. 

BACA JUGA:Tak Tertaklukkan Ratusan Tahun! Inilah Kerajaan Yang Tidak Bisa Dikalahkan Oleh Majapahit

Gajah Mada tetap teguh dalam pendiriannya, untuk menyatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Wawasan Nusantara ini, diwarisinya dari raja terakhir Singasari, Kertanegara. 

Keteguhan Gajah Mada dalam sikap dan tindakan ini, dibuktikan dengan upaya penaklukkan Kerajaan Bali. 

Kisah penaklukkan Kerajaan Bali, dimulai saat Raja Bali bergelar Sri Astasura Ratna Bumi Banten yang memerintah pada 1337 M, tidak bersedia tunduk di bawah kekuasaan Majapahit.

Usaha Majapahit, untuk menundukkan Bali, tidaklah mudah. Kerajaan Bali mempunyai patih dan menteri yang memiliki kesaktian yang sangat tinggi, sehingga sulit ditaklukkan oleh pasukan dari kerajaan manapun.

BACA JUGA:Menguak Misteri Kerajaan yang Tak Bisa Ditaklukkan Hingga Akhir Majapahit pada Abad ke-16

Salah satu kesaktian itu, dimiliki oleh Patih Ki Kebo Iwa, dan Ki Pasung Grigis. Pimpinan Kerajaan Majapahit, akhirnya menggelar rapat serius sebelum memutuskan Gajah Mada melakukan penyerangan ke Bali. 

Salah satu keputusan rapat pimpinan Majapahit, di bawah Raja Tribhuana Tunggadewi tersebut, adalah melenyapkan Kebo Iwa sebelum Gajah Mada memimpin pasukan Majapahit, menyerang Kerajaan Bali. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: