Gubernur Herman Deru Bentengi Keluarga dan Desa dari Peredaran Narkoba

Sabtu 19-09-2026,06:16 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

Menurutnya, karakter jaringan narkoba yang tertutup membuat upaya pemutusan mata rantai membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Tantangannya adalah bagaimana memutus mata rantai. Semakin tinggi teknologi pihak penegak hukum, mereka juga meng-upgrade dirinya. Karena itu, informasi dari masyarakat menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menilai, setiap orang dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Terlebih bagi mereka yang memiliki jabatan maupun pengaruh di tengah masyarakat, peran tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan pencegahan dan memberikan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar.

BACA JUGA:Tinjau Kerajinan di Dekranasda, Hj Febrita Herman Deru Dorong Pemasaran dan UMKM Naik Kelas

“Minimal kita bisa mencegah dan menginformasikan. Ini yang mahal. Karena jaringan ini pasti jaringan tertutup, tetapi penggunanya sebenarnya bisa terlihat dengan nyata,” tegasnya.

Lebih jauh, Herman Deru juga menyoroti bahwa dalam rantai peredaran narkoba, tidak semua pihak memiliki posisi yang sama.

Pengguna, kurir, hingga pelaku yang berada pada tingkatan lebih tinggi memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa pihak-pihak yang berada di lapisan bawah, termasuk kurir, dalam banyak kasus juga dapat menjadi korban dari jaringan narkoba.

BACA JUGA:BNN Ajak Pemkot Berkolaborasi Program IKAN, Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di Pagar Alam

Herman Deru menegaskan, dampak narkoba tidak berhenti pada individu pengguna.

Ketergantungan narkoba dapat berkembang menjadi persoalan sosial dan ekonomi, bahkan berpotensi mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal untuk memenuhi kebutuhannya.

“Kalau terjangkit kepada orang yang ekonominya mapan, paling dia berjualan kalau sudah ketagihan. Kalau yang ekonominya buntu, bisa merampok, mencuri, menipu orang tuanya atau keluarganya. Akarnya terus berkembang,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat memperkuat benteng pertama, yakni keluarga.

BACA JUGA:Kymco K1E 125 vs Yamaha Axis Z, Mana yang Lebih Unggul untuk Skutik Komuter Harian?

Selanjutnya, benteng tersebut harus diperkuat oleh lingkungan masyarakat dan para tokoh yang memiliki pengaruh, khususnya tokoh agama.

Kategori :