BACA JUGA:Khasiat Buah Pokak yang Jarang Diketahui, Ampuh Jaga Kesehatan Anda
Senyawa nymphayol dalam tanaman teratai diyakini dapat meningkatkan produksi insulin dan menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2, Ini juga menunjukkan potensi dalam mendukung fungsi pankreas.
6. Mengurangi Kejang
Ekstrak etanol dari biji teratai juga menunjukkan kemampuan mengurangi kejang yang dipicu oleh neurotoksin, dengan cara meningkatkan fungsi zat penghambat di sistem saraf (GABA).
7. Membantu Mengatasi Gangguan Pencernaan
BACA JUGA: 7 Keunggulan Buah Ara untuk Kesehatan dan Kecantikan yang Perlu Dicoba!
Sejak lama, biji teratai digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menangani masalah seperti diare, mual, dan perut kembung.
Kandungan senyawa antibakterinya berperan dalam menekan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan.
Potensi Efek Samping
Meski termasuk bahan makanan sekaligus obat herbal yang aman menurut otoritas kesehatan di Tiongkok, konsumsi biji teratai secara berlebihan tetap dapat menimbulkan gangguan seperti sembelit dan perut kembung.
BACA JUGA:7 Khasiat Buah Melon yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh
Orang dengan alergi terhadap kacang-kacangan juga perlu berhati-hati karena biji teratai bisa memicu reaksi alergi.
Jika muncul gejala alergi setelah mengonsumsinya, segera konsultasikan ke tenaga medis.
Bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan biji teratai sebagai bagian dari pola makan harian.