Menelusuri Asal Usul Tari Zapin: Simbol Harmoni Budaya dan Kepercayaan Melayu

Minggu 27-07-2025,04:54 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Tari Zapin merupakan salah satu tarian tradisional yang lahir dari peradaban Melayu dan mendapat pengaruh besar dari nilai-nilai Islam.

Tidak sekadar menjadi hiburan, tarian ini mencerminkan sinergi antara seni gerak, adat istiadat, serta spiritualitas yang tumbuh dalam komunitas Melayu di berbagai wilayah seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Asal-Usul dan Penyebarannya

Zapin diyakini berasal dari interaksi budaya antara masyarakat lokal dan para ulama dari Timur Tengah yang datang ke Nusantara.

Mereka memanfaatkan unsur seni, khususnya musik dan tari, sebagai media penyebaran dakwah Islam.

Lirik-lirik dalam lagu Zapin sering kali menggunakan bahasa Arab atau Melayu yang kental dengan nuansa religius, sementara gerakannya menggambarkan kelembutan dan kesopanan.

BACA JUGA:Sejarah Bukit Tektok di Malang Raya: Dari Pos Pengintaian Pejuang Hingga Destinasi Wisata Alam dan Spiritualit

BACA JUGA:Mengungkap Sejarah Candi Bubrah: Warisan Buddha yang Terselip di Balik Keindahan Prambanan

Tari ini berkembang luas di wilayah pesisir, terutama di kawasan seperti Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

Selain Indonesia, tari Zapin juga menyebar ke Malaysia dan Singapura melalui jalur budaya dan perdagangan.

Peran Sosial dan Budaya

Pada masa awal kemunculannya, Tari Zapin hanya ditarikan oleh kaum pria karena dianggap bagian dari aktivitas dakwah.

Keterlibatan perempuan dalam seni pertunjukan saat itu masih sangat terbatas.

Namun, seiring perubahan sosial dan budaya, perempuan mulai ikut serta dalam menarikan Zapin, bahkan sering tampil berpasangan dengan pria dalam pertunjukan.

BACA JUGA:Sejarah Candi Bumi Ayu: Jejak Hindu di Tanah Sumatera Selatan!

Kategori :