Kluwek. Buah Beracun yang Bisa Jadi Obat. Begini Cara Memanfaatkannya!

Senin 09-06-2025,21:01 WIB
Reporter : Devi
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM - Bagi beberapa orang di Indonesia, kluwek mungkin sudah sangat dikenal.

Umumnya, kluwek digunakan sebagai bumbu untuk hidangan berkuah seperti rawon atau soto konro.

Sebutan kluwek ini bisa berbeda-beda tergantung daerah. Ada yang menyebutnya kluwek, pangi, kepayang, atau nama lainnya.

Namun, apakah benar kluwek memiliki kandungan sianida yang berbahaya?

BACA JUGA:Kluwek dalam Kuliner, Manfaat Kesehatan dan Cita Rasa yang Tak Terbantahkan

Informasi yang perlu diketahui adalah bahwa kluwek berasal dari biji buah picung yang diolah menjadi bumbu masakan.

Dalam istilah Latin, tanaman picung disebut sebagai Pangium edule.

Tanaman ini bentuknya mirip pohon randu dengan ukuran besar dan buahnya menggantung, memiliki siklus panen sekitar 8 hingga 9 bulan sekali.

Setiap buah mengandung biji dalam jumlah ganjil antara 7 hingga 13 biji.

BACA JUGA:Khasiat Luar Biasa Buah Kluwek yang Belum Banyak Diketahui

Ternyata, kluwek adalah tanaman yang beracun dan sangat berbahaya.

Keberadaan racun dari kluwek ini sangat berbahaya sehingga pada zaman dahulu, racunnya digunakan untuk melumuri mata panah dalam berburu atau perang.

Nuri Andarwulan, seorang peneliti dari Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (Seafast) Center di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, menyatakan bahwa biji dan buah picung segar sebenarnya mengandung senyawa dengan kadar sianida yang sangat tinggi yaitu sianogenik glikosida.

Senyawa ini dapat dengan mudah melepaskan asam sianida ketika daging buah dan biji mengalami kerusakan. Oleh karena itu, mengonsumsi dalam keadaan segar sangat berisiko.

BACA JUGA:Rahasia Tersembunyi Buah Kluwek: 5 Manfaat Ajaib yang Jarang Diketahui

Kategori :