Belanda Perkuat Alutsista Dengan Helikopter AH-64E Guardian V6, Ditempatksn di Skuadron 301

Sabtu 16-03-2024,02:22 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Bodok

PAGARALAMPOS.COM - Masih ingat dengan program upgrade helikoptrer serang AH-64D Apache milik Angkatan Udara Belanda. yang ditingkatkan ke AH-64E Guardian konfigurasi Versi 6 (V6).

Pada akhir Oktober 2022, unit perdananya telah menjalani penerbangan perdana, yang selanjutnya akan dikirim kembali ke Belanda.

Dan pada 14 Maret 2024, Menteri Pertahanan Belanda mengumumkan bahwa helikopter Apache AH-64E pertama yang di-upgrade telah tiba di Pangkalan Udara Gilze-Rijen, Belanda.

Helikopter tersebut merupakan yang pertama dari 20 unit Apache AH-64E Guardian V6 yang akan ditempatkan di Skuadron 301

BACA JUGA:Seperti di Film Action, Begini Aksi Fast Roping dari Helikopter Airbus H225M Caracal TNI AU

Pada Januari 2024, Apache AH-64DN terakhir dibongkar dan dikirim ke Amerika Serikat untuk menggunakan suku cadangnya pada model AH-64E baru.

Meskipun AH-64E menggunakan komponen dari AH-64D asli, semua sistem telah diatur ulang, dan dianggap sebagai helikopter baru.


Foto : Helikopter upgrade Guardian.-Belanda Perkuat Alutsista Dengan Helikopter AH-64E Guardian V6, Ditempatksn di Skuadron 301-Indomiliter.com

Pesawat yang diperbaharui ini memiliki konfigurasi paling modern, termasuk mesin yang lebih bertenaga, gearbox yang ditingkatkan, dan bilah rotor baru yang terbuat dari bahan komposit.

Sistem komunikasi, navigasi, sensor, korelasi data, dan bantuan keputusan kognitif terbaru untuk pilot menawarkan keunggulan tempur yang signifikan dibandingkan model D dan meningkatkan efektivitas tempur.

BACA JUGA:Jerman Pasok Enam Unit Helikopter Sea King MK41 Naval Utility, Ada Misi apa Ya

Hingga saat ini, Royal Dutch Air Force (RNAF) memiliki armada sebanyak 30 unit helikopter Apache D yang dioperasikan sejak Juli 1999.

Pihaknya telah memesan 28 unit helikopter Apache AH-64E, delapan di antaranya akan digunakan oleh Skuadron 302 di Robert Gray Army Airfield di Fort Cavazos di AS, dan 20 unit di Skuadron 301 di Gilze-Rijen.

Seluruh armada helikopter modern diharapkan dapat dikirim pada tahun 2025 dan beroperasi hingga tahun 2050.

Modernisasi dilakukan di fasilitas Boeing, di mana kendaraan tempur dibongkar seluruhnya dan komponen tertentu diuji, digunakan kembali, atau diganti dengan yang baru.

Kategori :