Pemkot PGA

Peran Tokoh Agama Diperkuat, Sertipikasi Tanah Wakaf Dipercepat

Peran Tokoh Agama Diperkuat, Sertipikasi Tanah Wakaf Dipercepat

Peran Tokoh Agama Diperkuat, Sertipikasi Tanah Wakaf Dipercepat-NET-

PAGARALAMPOS.COM - Upaya penyelesaian sertipikasi tanah wakaf dan rumah ibadah di Indonesia terus diperkuat melalui pelibatan aktif tokoh keagamaan. 

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menilai peran strategis para tokoh agama sangat penting dalam mendorong percepatan sertipikasi aset keagamaan guna memberikan kepastian hukum dan mencegah konflik di masa depan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa percepatan sertipikasi tanah wakaf dan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pemangku kepentingan keagamaan. 

BACA JUGA:ATR/BPN Pastikan Tanah Bergirik Tetap Bisa Disertipikatkan

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada perwakilan organisasi keagamaan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Rabu (07/01/2026).

“Karena itu Bapak-bapak sekalian, hari ini kita berkumpul. Ayo kita kerjakan satu per satu. 

Bersama-sama. Target saya, selama saya jadi menteri ini, jangan sampai ada tempat ibadah, sekolah, madrasah, makam, pesantren yang belum bersertipikat,” ujar Menteri Nusron.

Ia menekankan bahwa sertipikasi tanah wakaf dan rumah ibadah tidak semata persoalan administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan sosial. 

Menurutnya, keberadaan sertipikat memberikan perlindungan hukum yang kuat agar aset keagamaan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa hambatan hukum.

BACA JUGA:Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Pelayanan Pertanahan Harus Pasti dan Transparan

Dalam pertemuan yang dihadiri enam perwakilan organisasi keagamaan tersebut, Menteri Nusron menyampaikan keprihatinannya terhadap masih banyaknya tanah wakaf yang belum memiliki kepastian hukum. 

Ia mengaku merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menggerakkan percepatan penyelesaian persoalan tersebut.

“Saya sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, rasa-rasanya kok saya ikut dosa kalau gak ngumpulin Bapak-bapak, mendorong penyelesaian ini, sementara Bapak-bapak ini tokoh semua,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: