Viral Klitih! Ini Sejarah tentang klitih
Viral Klitih--
Selain itu, permasalahan pribadi maupun keluarga membuat anak muda tersebut cenderung menjadi seorang pelaku klitih.
Kasus mengenai klitih
Istilah klitih mulai populer pada tahun 2016. Pada mulanya, klitih merupakan perilaku kenakalan remaja dan permusuhan antarkelompok.
Namun, seiring berjalannya waktu, fenomena klitih mengalami pergeseran.
Kini, klitih tidak hanya menyasar pada kelompok tertentu, tetapi juga menyasar pada masyarakat umum secara acak.
BACA JUGA:Resep Soto Daging Madura Bikin Ketagihan! Simak Begini Resepnya
Seiring dengan berkembangnya sosial media, peristiwa klitih ini pun semakin terkuak.
Mengacu pada data yang tercatat oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (dalam DataIndonesia.id, 2022), kasus klitih meningkat 11,54% pada tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun 2020.
Secara rinci, pada tahun 2020 kasus klitih mencapai angka 52 kasus dengan jumlah pelaku yang telah ditangkap sebanyak 91 orang.
Kemudian, kasus pun meningkat menjadi 58 kasus dengan 102 pelaku telah ditangkap pada tahun 2021.
BACA JUGA:Pecinta Makanan Pedas Wajib Coba! Resep Seblak Khas Sunda Yang Luar Bisa Bikin Ketagihan Ini
Kasus tersebut terdiri dari 40 kasus yang telah terselesaikan, sedangkan 18 kasus masih/tidak terselesaikan.
Modus operandi yang dilakukan terdiri dari penganiayaan (32 kasus), penggunaan senjata tajam (25 kasus), dan perusakan (1 kasus).
Selain itu, data Polda DIY pun mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku masih berstatus sebagai pelajar, sedangkan sisanya berstatus pengangguran.
Salah satu kasus klitih yang sempat membuat gempar masyarakat Yogyakarta adalah peristiwa pembacokan di Jalan Kaliurang, Sleman oleh 6 pelaku yang terdiri dari lulusan pelajar SMA, SMK, dan bahkan siswa drop out (DO) dari SMP.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
