Sejarah Gunung Perkison: Jejak Alam dan Legenda di Jantung Aceh Tenggara!
Sejarah Gunung Perkison: Jejak Alam dan Legenda di Jantung Aceh Tenggara!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Perkison mungkin belum sepopuler Gunung-Gunung lain di Indonesia.
Namun keberadaannya menyimpan cerita panjang yang menyatu dengan sejarah alam, budaya lokal, dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Terletak di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Gunung Perkison berdiri gagah sebagai bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang telah diakui sebagai salah satu kawasan konservasi penting di dunia.
Gunung Perkison dalam Lanskap Alam Aceh
BACA JUGA:Indonesia Jadi Tuan Rumah, Dunia Tak Menyangka Inilah Peran Besar RI di KAA 1955
Secara geografis, Gunung Perkison berada dalam bentangan Pegunungan Bukit Barisan yang membelah Pulau Sumatra dari utara ke selatan.
Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.828 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu puncak tinggi di wilayah Aceh Tenggara.
Topografi yang curam dan vegetasi lebat membuat gunung ini menjadi habitat alami bagi berbagai satwa langka seperti harimau sumatra, orangutan, dan gajah sumatra.
Keberadaan Gunung Perkison sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan Leuser.
Sungai-sungai yang mengalir dari lereng-lerengnya menjadi sumber air bersih bagi masyarakat di sekitarnya dan mendukung aktivitas pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
BACA JUGA:Inilah Sosok di Balik Pertempuran 10 November yang Bikin Penjajah Ketakutan
Asal Usul Nama dan Jejak Sejarah
Nama “Perkison” diyakini berasal dari bahasa lokal masyarakat Alas yang mendiami sebagian besar wilayah Aceh Tenggara.
Dalam narasi masyarakat adat, kata tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan kekuatan atau sesuatu yang tidak mudah ditaklukkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
