’71 [2014] Thriller Menegangkan Gabungan Intensitas Fisik, Keaslian Emosional dan Ketajaman Politik (04)

’71 [2014] Thriller Menegangkan Gabungan Intensitas Fisik, Keaslian Emosional dan Ketajaman Politik (04)

Thriller Menegangkan Gabungan Intensitas Fisik, Keaslian Emosional dan Ketajaman Politik--google.com

BACA JUGA:3 Orang Jaringan Buronan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap di Thailand

Hingga mengejutkan Hook dengan perlakuan kasar mereka terhadap warga sipil Katolik. 

Tak lama berselang kerumunan massa berkumpul untuk memprotes penggeledahan. 

Para tentara, yang diperintahkan untuk meninggalkan perlengkapan anti huru-hara, diperintahkan untuk menahan massa.

BACA JUGA:Polri Komitmen Berantas Mafia Bola, Tetapkan 6 Tersangka Match Fixing Liga 2

Namun massa berubah menjadi kekerasan ketika mereka menyaksikan RUC memukuli pemilik rumah di jalan.

Seorang tentara terkena batu dan menjatuhkan senapan L1A1 miliknya ke tanah. 

Dalam kebingungan, seorang anak laki-laki mengambilnya dan lari melewati kerumunan. 

BACA JUGA:Barcelona Jadi yang Tersubur di Benua Biru!

Dengan segera Hook dan seorang tentara lainnya, Thompson, mengejarnya. 

Saat protes massa meningkat, tentara dan polisi mundur, meninggalkan kedua tentara tersebut. 

Hook dan Thompson dipukuli habis-habisan dan dilucuti senjatanya oleh massa.

BACA JUGA:Cari Spot Foto Instagramable di Bondowoso? Coba Main Ke Lubang Sewu yang Menawarkan Bebatuan Alami

Sampai seorang wanita yang simpatik berhasil menenangkan keadaan. 

Namun, Thompson tiba-tiba ditembak mati dari jarak dekat oleh pria bersenjata IRA, Paul Haggerty. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: