KTT ASEAN 2023, Menteri PUPR Cek Infrastruktur Penunjang di Labuan Bajo

KTT ASEAN 2023, Menteri PUPR Cek Infrastruktur Penunjang di Labuan Bajo

KTT ASEAN 2023, Menteri PUPR : Infrastruktur Penunjang di Labuan Bajo Semua Selesai Awal Mei 2023-tangkapan layar-pu.go.id

Peningkatan fasilitas penunjang di Labuan  Bajo - Tana Mori dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT Direktorat Jenderal Bina Marga. 

BACA JUGA:Wow! Timnas Indonesia Menang Besar atas Myanmar! Cek Jalannya Pertandingan

Peningkatan fasilitas melalui penataan kawasan dan koridor jalan ini bertujuan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan selama penyelenggaraan KTT ASEAN berlangsung.

Saat ini, progres pekerjaan peningkatan fasilitas penunjang di Kawasan Labuan Bajo sebesar 73%. Sedangkan progres pekerjaan di KEK Tana Mori saat ini mencapai sebesar 94%. 

“Target penyelesaian semua pekerjaan pada awal Mei 2023, sebelum penyelenggaraan KTT ASEAN berlangsung,” ujar Menteri Basuki.

BACA JUGA:9 Destinasi Rahasia yang Harus Dikunjungi di Sumbawa Barat! Anda Tidak Akan Percaya Keindahannya

Lingkup pekerjaan yang sedang dilakukan di Kawasan Labuan Bajo meliputi pembangunan Mako Polres Manggarai Barat, penataan Promenade Marina Labuan Bajo Zona 4, peningkatan kualitas lanskap koridor jalan Labuan Bajo, penataan lahan parkir VVIP kantor Bupati Manggarai Barat, penataan jalan dan trotoar Sp. Binongko – Sp.Sylvia (Jl. Waecicu), dan penataan median Jalan Yohanes Sehadun (depan Bandara Komodo).

Sedangkan pekerjaan yang dilakukan di KEK Tana Mori meliputi pembangunan Roundabout Beach Club, Shelter Dermaga, pemasangan geomat pada koridor jalan Kawasan Tana Mori, penataan bundaran pintu masuk Kawasan ITDC, dan perkuatan lereng dan stabilisasi tanaman pada ruas jalan Labuan Bajo – Tana Mori yang telah diresmikan Presiden Jokowi pada 14 Maret 2023 lalu.

BACA JUGA:Manfaatkan Waktu Seefektif Mungkin! 1 – 14 Mei KPU Resmi Buka Pendaftaran Bacaleg

Kementerian PUPR juga membangun Embung Anak Munting di antara Labuan Bajo menuju Tana Mori di Desa Warloka, Kecamatan Komodo.

Embung Anak Munting memiliki kapasitas tampung 159 ribum3 dan luas genangan 4,5 hektare dengan fungsi utama untuk konservasi.

Juga mendukung pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo dalam rangka KTT ASEAN.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala BPJN NTT Agustinus Junianto, Kepala BWS NTT Fernando Rajagukguk dan Kepala BPPW NTT Normansjah Wartanobe. 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pu.go.id