Suku Tidung: Tradisi, Identitas, dan Peran dalam Sejarah Maritim Kalimantan Utara

Suku Tidung: Tradisi, Identitas, dan Peran dalam Sejarah Maritim Kalimantan Utara

Suku Tidung: Tradisi, Identitas, dan Peran dalam Sejarah Maritim Kalimantan Utara-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Suku Tidung merupakan salah satu kelompok etnis asli yang mendiami wilayah Kalimantan Utara.

Sejarah mereka kaya akan budaya, dengan kehidupan yang erat kaitannya dengan laut serta interaksi perdagangan yang berlangsung sejak lama.

Seiring waktu, suku ini mengalami berbagai perubahan dari era kerajaan hingga modernisasi.

Asal-Usul dan Sejarah Awal

Asal-usul Suku Tidung masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan. Sebagian berpendapat bahwa mereka berasal dari kelompok Dayak yang kemudian beradaptasi dengan kehidupan pesisir.

BACA JUGA:Sejarah Gua Harimau: Jejak Peradaban Purba dan Kehidupan Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan!

BACA JUGA:Sejarah Museum Manusia Purba Sangiran: Menyingkap Jejak Awal Peradaban di Nusantara!

Pendapat lain menyatakan bahwa Suku Tidung memiliki hubungan erat dengan komunitas maritim yang telah lama berinteraksi dengan pedagang dari berbagai wilayah, termasuk Tiongkok, Arab, dan Nusantara.

Sebagai pelaut handal dan pedagang yang tangguh, Suku Tidung menetap di sepanjang pesisir Kalimantan Utara dan bahkan tersebar hingga Sabah, Malaysia.

Keahlian mereka dalam bernavigasi dan berdagang menjadikan mereka bagian dari jaringan ekonomi kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit.

Masa Kejayaan Kesultanan Tidung

Pada masa lalu, Suku Tidung memiliki pemerintahan sendiri melalui Kesultanan Tidung, yang menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan di kawasan tersebut.

Kesultanan ini dipimpin oleh seorang sultan, dengan tokoh-tokoh terkenal seperti Sultan Amiruddin dan Sultan Djamaluddin.

BACA JUGA:Kisah Sejarah Museum Sonobudoyo: Menyelami Kekayaan Budaya Jawa di Jantung Yogyakarta!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: