Mineral dalam garam Himalaya juga terdapat dalam jumlah yang relatif kecil.
Jadi, jangan menjadikannya sebagai sumber utama magnesium, kalium, atau mineral lainnya.
Siapa yang Sebaiknya Berhati-hati?
Orang yang memiliki tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, penyakit jantung, atau kondisi medis tertentu sebaiknya tidak menjadikan air garam sebagai kebiasaan tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Begitu pula jika kamu sedang menjalani pola makan rendah natrium.
Penambahan garam ke minuman justru dapat membuat asupan natrium harian meningkat tanpa disadari.
Kesimpulan
Air garam mengandung natrium yang memang dibutuhkan tubuh, tetapi hal tersebut tidak membuat air garam menjadi minuman wajib setiap pagi.
Pada orang sehat, air putih umumnya sudah cukup untuk menjaga hidrasi sehari-hari.
Jika tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit, kebutuhan penggantian cairan perlu disesuaikan dengan kondisi.
Hindari mengonsumsi air garam dalam jumlah berlebihan hanya karena menganggapnya lebih sehat.
Untuk mendapatkan manfaat kesehatan secara menyeluruh, lebih baik fokus pada pola makan bergizi seimbang, cukup minum, aktif bergerak, tidur yang cukup, dan menyesuaikan asupan garam dengan kebutuhan tubuh.