2. Tes darah
Tes darah dilakukan untuk mengukur kadar antibodi imunoglobulin E (IgE), yaitu antibodi yang meningkat ketika tubuh mengalami reaksi alergi.
BACA JUGA:Bisul di Ketiak Bikin Nyeri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Pengobatan Alergi Jamur
Penanganan alergi jamur berfokus pada mengurangi paparan pemicu dan meredakan gejala.
Dokter dapat memberikan beberapa pilihan terapi berikut.
1. Antihistamin
Obat antihistamin membantu mengurangi bersin, hidung gatal, mata gatal, dan hidung meler dengan menghambat kerja histamin, yaitu zat yang memicu reaksi alergi.
2. Semprotan Hidung Kortikosteroid
Kortikosteroid dalam bentuk semprotan hidung efektif mengurangi peradangan pada saluran napas akibat alergi.
Obat ini umumnya aman digunakan sesuai anjuran dokter, meski pada sebagian orang dapat menyebabkan hidung kering atau mimisan.
BACA JUGA: Kenali 5 Manfaat Tanaman Cocor Bebek untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya
3. Dekongestan
Dekongestan digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat.
Namun, obat ini sebaiknya digunakan sesuai petunjuk karena pemakaian semprotan hidung terlalu lama justru dapat memperparah sumbatan hidung.
Penderita tekanan darah tinggi juga perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi dekongestan oral.