Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan zat besi dapat memengaruhi kualitas tidur karena mineral ini berperan dalam pembentukan neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin.
Meski gula batu mengandung sedikit zat besi, jumlahnya tidak cukup untuk dijadikan sumber utama nutrisi tersebut.
BACA JUGA:Bukan Hanya Tanda Hamil! 4 Penyebab Mual di Pagi Hari yang Sering Tak Disadari
Risiko Mengonsumsi Gula Batu Berlebihan
Walaupun memiliki beberapa manfaat, konsumsi gula batu tetap harus dibatasi.
Kandungan utamanya adalah sukrosa, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti:
- Kenaikan berat badan.
- Gigi berlubang.
- Diabetes tipe 2.
- Resistensi insulin.
- Penyakit jantung.
- Gangguan metabolisme.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan agar konsumsi gula tambahan dibatasi kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian.
Bahkan, mengurangi hingga di bawah 5 persen dinilai memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik.
Karena itu, nikmatilah gula batu secukupnya sebagai pelengkap makanan atau minuman, bukan sebagai sumber nutrisi utama.
Pola makan seimbang yang kaya buah, sayur, biji-bijian, serta protein tetap menjadi kunci untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.