3. Membantu Mengatasi Hipoglikemia
Saat kadar gula darah turun terlalu rendah atau hipoglikemia, tubuh akan mengalami kekurangan energi yang ditandai dengan gejala seperti gemetar, lemas, pusing, berkeringat dingin, hingga mual.
Mengonsumsi makanan atau minuman manis, termasuk yang menggunakan gula batu, dapat membantu meningkatkan kadar gula darah dengan lebih cepat.
Namun, penanganan hipoglikemia tetap perlu disesuaikan dengan penyebab dan kondisi masing-masing.
4. Membantu Pemulihan Setelah Berolahraga
Aktivitas fisik yang berat menguras cadangan glikogen di dalam otot.
Setelah berolahraga, tubuh memerlukan asupan karbohidrat untuk mengisi kembali energi yang hilang.
Minuman hangat yang diberi sedikit gula batu dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu proses pemulihan energi setelah beraktivitas.
BACA JUGA:Bisa Ditanam di Pekarangan, Ini Cara Mengolah Daun Bangun-Bangun untuk Booster Imun Harian!
5. Berpotensi Membantu Mencegah Anemia
Gula batu mengandung sedikit mineral, termasuk zat besi.
Mineral ini berperan dalam pembentukan hemoglobin, yaitu protein pada sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Meski demikian, kandungan zat besi pada gula batu relatif kecil sehingga tidak dapat dijadikan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan harian.
6. Sering Digunakan sebagai Campuran Minuman Herbal
Dalam pengobatan tradisional, gula batu sering dipadukan dengan jahe, kunyit, atau rempah lainnya untuk membantu meredakan gejala flu dan menghangatkan tubuh.
Namun, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa gula batu secara langsung mampu mengatasi flu.