PAGARALAMPOS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima audiensi Kepala Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera V, Yustin Patria Primordia beserta jajaran dalam rangka silaturahmi sekaligus melaporkan perkembangan program perumahan yang akan dilaksanakan di Sumsel.
Audiensi tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Sumsel, Herman Deru menyampaikan kabar baik terkait dukungan pemerintah pusat terhadap program perumahan di Sumatera Selatan.
Menurutnya, hasil komunikasi yang telah dilakukan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Menteri Dalam Negeri membuahkan tambahan kuota program bantuan rumah bagi masyarakat.
Dia menyampaikan, jika Ibu Kepala Balai menyampaikan tindak lanjut dari pembicaraan saya sebelumnya bersama Pak Menteri Perumahan dan Mendagri terkait rencana launching beberapa program perumahan seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), rehabilitasi rumah, dan KUR Perumahan.
BACA JUGA:Dukung Peningkatan Kualitas Rumah MBR, 282 Unit RTLH Direhab Jadi Layak Huni di 2026
BACA JUGA:Dukung Prognas 3 Juta Rumah, Disperkimtan Rehab 282 RTLH di Pagar Alam
"Bahkan ada bonus tambahan kuota dari kementerian. Untuk Sumsel, kuota tambahan mencapai sekitar 13 ribu unit dan sekitar 6 ribu unit sudah dipastikan pembagiannya secara proporsional," ujar Herman Deru.
Ia menegaskan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan rumah tidak layak huni di Sumatera Selatan.
Usai audiensi, Herman Deru bersama Kepala BP3KP Sumatera V melanjutkan kunjungan ke Kantor Wali Kota Palembang untuk bertemu dengan Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa guna membahas kesiapan pelaksanaan launching program yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan bahwa Kota Palembang akan mendapatkan tambahan kuota BSPS sebagai hadiah spesial bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Palembang.
"Awalnya kuota yang sudah pasti untuk Kota Palembang sebanyak 600 unit. Namun, bertepatan dengan ulang tahun Kota Palembang, saya tantang Pak Wali Kota untuk menambah usulan berdasarkan data yang valid. Sebagai hadiah ulang tahun Kota Palembang, kita tambah menjadi 1.091 unit ," katanya.
Menurut Herman Deru, penambahan kuota tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat akan rumah layak huni sekaligus menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan kawasan permukiman di Kota Palembang.
BACA JUGA:Peletakan Batu Pertama Program Perbaikan RTLH, Wawako : Tak Sekedar Layak Juga Penuhi Aspek Sehat
BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Kembali Gulirkan Bantuan Perbaikan Rumah Tak Layak Huni dan Sanitasi Tahun 2025
Pada kesempatan yang sama, Herman Deru juga melakukan komunikasi langsung melalui sambungan telepon dengan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fitrah Nur.