iklan nagih
Pemkot PGA

Perkimtan Pagar Alam Monitoring Program BSPS, Pastikan Rehab RTLH Tepat Waktu dan Mutu

Perkimtan Pagar Alam Monitoring Program BSPS, Pastikan Rehab RTLH Tepat Waktu dan Mutu

PAGARALAMPOS.COM - Memastikan pelaksaan pengerjaan sesuai dan tepat waktu, Dinas Perumahaan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Pagar Alam melakukan giat monitoring progres pelaksanaan program BSPS APBD Tahun Anggaran 2026.

Melalui Tim Bidang Perumahan dan PSU monitoring dilakukan dengan meninjau progres pembangunan rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)  yang saat ini telah secara keseluruhan telah mencapai sekitar 50%.

Kadispedrkimtan Kota Pagar Alam David Kenedi ST MM melalui Kabid Perumahan dan PSU Wendi Ferizal mengatakan, monitoring yang dilakukan sebagai upaya memastikan sejuah mana progres pembangunan rumah yang dilakukan penerima manfaat. 

"Sebanyak 39 unit rumah program BSPS ini bersumber dana APBD Tahun 2026, tersebar di wilayah dua kecamatan," ungkapnya kepada pagaralampos.com, Kamis (6/8/2026).

BACA JUGA:Dukung Peningkatan Kualitas Rumah MBR, 282 Unit RTLH Direhab Jadi Layak Huni di 2026

BACA JUGA:Dukung Prognas 3 Juta Rumah, Disperkimtan Rehab 282 RTLH di Pagar Alam

BACA JUGA:Peletakan Batu Pertama Program Perbaikan RTLH, Wawako : Tak Sekedar Layak Juga Penuhi Aspek Sehat

Wendi menyebutkan, di Kecamatan Dempo Utara terdiri dari 21 unit tersebar di Kelurahan Jangkar Mas, di Kelurahan Bumi Agung sebanyak  2 unit, Kelurahan Rebah Tinggi sebanyak 10 unit.


Foto : Tim Bidang Perumahan dan PSU Disperkimnta Kota Pagar Alam monitoring program BSPS,.--ist

Sedangkan di wilayah Kecamatan. Pagar Alam Utara terdapat enam penerima manfaat yakni di Kelurahan Dempo Makmur.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran," katanya.

Lanjut dia menegaskan, melalui monitorng ini juga sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan.

Untuk diketahui, jika keberadaan rumah tak layak huni di Kota Pagar Alam mencapai angka 1,271 unit. 

"Angka ini berdasaran usulan yang masuk data based aplikasi PERANTI yakni Pendataan Perbaikan Rumah Tak Layak Huni," ujarnya seraya mengatakan Pemkot Pagar Alam melalui Disperkimtan akan terus mnengentaskan rumah tak layak huni ini di Pagar Alam melalui program BSPS.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: