Merasa puas dengan manfaatnya, Helen kini aktif memperkenalkan Sentuh Tanahku kepada keluarga dan teman-temannya.
Ia bahkan sering mengingatkan orang tuanya untuk memeriksa kembali aset tanah keluarga.
''Kita yang muda ini harus bantu orang tua. Kadang mereka punya banyak tanah tapi gak tahu statusnya.
Saya bilang, download aja Sentuh Tanahku, semua datanya lengkap. Dari situ bisa mulai rawat aset sendiri'', jelasnya.
BACA JUGA:Sentuh Tanahku Bantu Pelaku Properti Pastikan Legalitas Tanah
Menurut Helen, aplikasi tersebut bukan hanya memudahkan urusan administrasi, tapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengelola aset tanahnya.
''Kalau sudah tercatat di aplikasi, orang jadi lebih sadar punya aset apa saja.
Jadi tahu mana yang harus dijaga, mana yang bisa dikembangkan'', pungkasnya.
Melalui kemudahan ini, Sentuh Tanahku menjadi simbol transformasi digital layanan pertanahan yang menjangkau seluruh generasi terutama mereka yang tumbuh dalam budaya teknologi.