Menelusuri Sejarah Monumen Soerjo: Mengenang Gubernur Pertama Jawa Timur!

Rabu 02-07-2025,18:10 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

BACA JUGA:Mengenal Sejarah Candi Dadi Tulungagung: Jejak Majapahit di Puncak Pegunungan Wajak!

Dalam perjalanan dinas dari Madiun menuju Surabaya, Gubernur Soerjo, bersama dua perwira polisi, yakni Kompol Moeladi dan Kompol Soekarjo.

Disergap oleh kelompok pemberontak PKI Madiun di daerah hutan Desa Kedungadem, Kecamatan Bendo, Kabupaten Ngawi.

Mereka disiksa dan kemudian dibunuh secara keji. Jenazahnya ditemukan beberapa hari kemudian dalam kondisi yang mengenaskan.

Peristiwa tersebut mengguncang masyarakat Jawa Timur dan bangsa Indonesia secara umum.

BACA JUGA:Sejarah Candi Brahu Trowulan: Jejak Peradaban dan Spiritualitas Kerajaan Majapahit!

Soerjo gugur dalam tugas negara, dan ia pun dikenang sebagai salah satu Pahlawan Nasional yang wafat dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan NKRI.

Pendirian Monumen Soerjo

Untuk mengenang jasa-jasa besar Gubernur Soerjo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah pusat membangun sebuah monumen di tempat ditemukannya jenazah beliau.

Monumen Soerjo dibangun di kawasan hutan jati di perbatasan antara Madiun dan Ngawi, tepatnya di Jl. Raya Ngawi–Saradan KM 19, Kecamatan Bendo, Kabupaten Ngawi.

BACA JUGA:Sejarah Candi Brahu Trowulan: Jejak Peradaban dan Spiritualitas Kerajaan Majapahit!

Monumen ini diresmikan pada tahun 1975 dan kini menjadi tempat ziarah sejarah sekaligus objek wisata edukatif.

Bangunan monumen terdiri dari tugu berbentuk obelisk dan relief yang menggambarkan perjuangan serta tragedi wafatnya Gubernur Soerjo.

Di sekitar lokasi juga terdapat area taman dan fasilitas pendukung yang dirawat oleh Dinas Kehutanan karena letaknya berada dalam kawasan hutan.

Fungsi dan Makna Monumen Soerjo

BACA JUGA:Mengenal Suku Sikumbang: Warisan Budaya Minangkabau yang Melegenda!

Kategori :