Sejarah Museum Mpu Tantular: Penjaga Warisan Budaya Jawa Timur!

Minggu 29-06-2025,23:22 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Museum Mpu Tantular merupakan salah satu institusi budaya penting di Provinsi Jawa Timur.

Terletak di Jalan Raya Buduran, Sidoarjo, museum ini menyimpan ribuan koleksi yang merepresentasikan sejarah, budaya, serta peradaban yang berkembang di wilayah Jawa Timur dari masa ke masa.

Dengan peran strategisnya sebagai lembaga pelestarian sejarah dan pendidikan.

Museum Mpu Tantular menjadi jendela penting untuk memahami kekayaan masa lalu yang membentuk identitas masyarakat Jawa Timur saat ini.

BACA JUGA:Sejarah Rumah Honai: Simbol Kehidupan, Identitas Budaya, dan Ketahanan Suku Dani di Papua!

Asal Usul dan Sejarah Berdirinya

Museum ini awalnya didirikan oleh seorang warga negara Jerman bernama von Vaber pada tahun 1933.

Kala itu, ia menamakan museum ini sebagai Stedelijk Historisch Museum Soerabaia (Museum Sejarah Kota Surabaya).

Koleksinya berfokus pada benda-benda sejarah dan budaya dari wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Pada masa pendudukan Jepang, museum ini sempat ditutup sementara dan kemudian dibuka kembali setelah kemerdekaan Indonesia.

Seiring dengan berkembangnya koleksi dan peran museum dalam masyarakat, pada tahun 1972, pemerintah daerah mengambil alih pengelolaannya.

Pada tahun 1974, museum ini resmi berganti nama menjadi Museum Mpu Tantular, sebagai penghormatan kepada salah satu tokoh sastra dan kebudayaan penting dalam sejarah Jawa Timur.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Telomoyo: Antara Warisan Alam dan Budaya!

yakni Mpu Tantular, seorang pujangga Kerajaan Majapahit yang dikenal lewat karya legendarisnya, Sutasoma, yang mempopulerkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Perpindahan Lokasi ke Sidoarjo

Kategori :