PAGARALAMPOS.COM - Suku Rote merupakan salah satu suku bangsa asli Indonesia yang mendiami wilayah paling selatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Rote, pulau kecil yang berada di selatan Pulau Timor.
Keberadaan suku ini menyimpan kekayaan sejarah, budaya, dan tradisi yang masih lestari hingga kini.
Sebagai salah satu suku tertua di wilayah tersebut, sejarah Suku Rote memiliki keterkaitan erat dengan dinamika peradaban kuno di Indonesia Timur dan hubungan perdagangan antar pulau.
Asal Usul dan Persebaran
BACA JUGA:Memahami Sejarah Tugu Maseng Bogor : Saksi Bisu Pertempuran Pasukan Indonesia Vs Tentara Sekutu
Asal-usul Suku Rote diyakini berasal dari migrasi masyarakat Austronesia yang datang melalui jalur laut sekitar ribuan tahun silam.
Kedatangan mereka tidak hanya membawa budaya bahari, tetapi juga sistem sosial dan bahasa yang khas.
Bahasa Rote sendiri memiliki banyak dialek, tergantung pada wilayah masing-masing di pulau tersebut, namun semuanya masih berada dalam rumpun bahasa Austronesia.
Dalam perkembangannya, beberapa komunitas Suku Rote juga bermigrasi ke wilayah Kupang di Pulau Timor serta ke luar Nusa Tenggara Timur karena faktor pendidikan dan ekonomi.
Sistem Sosial dan Pemerintahan Adat
Salah satu kekayaan sejarah Suku Rote adalah sistem pemerintahan tradisional mereka yang dikenal dengan nama "nusak".
Setiap nusak dipimpin oleh seorang raja adat yang disebut "Manek", dibantu oleh tokoh-tokoh adat lain seperti "Mose" (penasehat) dan "Banu" (panglima).
Sistem ini sudah ada jauh sebelum masuknya pemerintahan kolonial Belanda ke wilayah Nusa Tenggara Timur.