PAGARALAMPOS.COM - Museum Benteng Heritage merupakan salah satu permata sejarah yang menyimpan kisah panjang akulturasi budaya Tionghoa di Indonesia.
Terletak di kawasan Pecinan Pasar Lama, Kota Tangerang, museum ini berdiri megah di sebuah bangunan tua bergaya arsitektur Tionghoa yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-17.
Dengan segala nilai historis dan budayanya, Museum Benteng Heritage menjadi saksi bisu kehidupan komunitas Tionghoa Benteng yang telah berabad-abad menetap dan berkontribusi dalam perkembangan Tangerang.
Awal Mula dan Latar Sejarah
Bangunan Museum Benteng Heritage dipercaya dibangun sekitar tahun 1684, menjadikannya salah satu bangunan Tionghoa tertua di Indonesia yang masih berdiri.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gedung Bunder Kebumen: Jejak Kolonial dalam Simbol Arsitektur Unik!
Pada masa itu, wilayah Tangerang menjadi tempat bermukim komunitas Tionghoa yang datang dari daratan Tiongkok.
Mereka kemudian dikenal sebagai Cina Benteng — sebutan yang merujuk pada kehidupan mereka di sekitar benteng-benteng pertahanan yang didirikan oleh penjajah Belanda.
Komunitas Tionghoa Benteng mengalami proses asimilasi yang unik dengan budaya lokal.
Mereka menggabungkan budaya Tionghoa dengan unsur Melayu dan Betawi, menghasilkan tradisi khas yang hingga kini masih hidup dalam berbagai bentuk.
BACA JUGA:Sejarah Gunung Sanggar: Jejak Alam dan Legenda dari Jantung Nusa Tenggara Barat!
seperti upacara pernikahan adat, tarian, busana, dan kuliner.
Restorasi dan Berdirinya Museum
Pada awal abad ke-21, kondisi bangunan tua ini nyaris terlupakan dan mengalami kerusakan parah.
Namun pada tahun 2009, seorang pegiat budaya bernama Udaya Halim yang juga memiliki garis keturunan Tionghoa Benteng membeli dan memulai proses restorasi gedung tua tersebut.
Dengan penuh dedikasi, ia memugar bangunan ini agar tetap mempertahankan bentuk aslinya, termasuk struktur kayu, atap bergaya Tionghoa, serta detail interiornya.
Setelah proses restorasi yang memakan waktu hampir dua tahun, akhirnya pada 11 November 2011, Museum Benteng Heritage resmi dibuka untuk umum.