PAGARALAMPOS.COM - Indonesia dikenal kaya dengan keberagaman budaya dan suku bangsa.
Di antara banyak suku yang tersebar di Nusantara, ada sebuah kelompok masyarakat yang unik dan menarik perhatian, yaitu Suku Apung.
Suku ini terkenal dengan gaya hidupnya yang tinggal di atas air, membangun rumah dan menjalani kehidupan di perairan. Mari kita mengenal lebih dalam sejarah dan budaya Suku Apung yang penuh warna ini.
Asal Usul Suku Apung
BACA JUGA:Sejarah Suku Rambang: Jejak Budaya dan Identitas yang Mengakar!
Suku Apung atau yang juga dikenal sebagai masyarakat laut merupakan kelompok etnis yang berasal dari daerah pesisir dan kepulauan di Indonesia.
Salah satu komunitas paling terkenal adalah suku yang tinggal di daerah Kalimantan, Sulawesi, dan sejumlah wilayah kepulauan seperti Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara.
Secara harfiah, kata “apung” mengacu pada sesuatu yang terapung atau berada di atas air.
Ini sangat tepat menggambarkan cara hidup mereka yang membangun hunian berupa rumah apung di atas danau, sungai, atau laut.
Mereka tidak tinggal di daratan seperti kebanyakan suku lainnya, melainkan mengadopsi lingkungan perairan sebagai tempat berdiam.
Sejarah dan Perkembangan
Sejarah Suku Apung berawal dari kebutuhan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan yang penuh air.
Beberapa ratus tahun lalu, komunitas ini mulai membangun rumah-rumah terapung untuk menghindari bahaya banjir, memudahkan akses ke sumber daya laut, serta mempertahankan tradisi hidup yang dekat dengan air.