Panduan Sukses Budidaya Lele Bioflok di Ember: Hemat Lahan dan Tinggi Protein!
Cara Ternak Ikan Lele Bioflok di Ember-net-kolase
PAGARALAMPOS.COM - Budidaya ikan lele sistem bioflok dalam ember merupakan solusi cerdas bagi masyarakat perkotaan yang ingin memiliki sumber pangan mandiri di lahan terbatas.
Teknologi Bioflok sendiri adalah sistem pengolahan limbah kotoran ikan menjadi gumpalan (flok) bernutrisi yang dapat dimakan kembali oleh ikan, sehingga lebih hemat pakan dan ramah lingkungan.
Berikut adalah 7 cara memulai ternak lele bioflok di ember bagi pemula agar sukses dan minim angka kematian.
BACA JUGA:9 Desain Kolam Ternak Lele Sambil Menghadirkan Taman Air, Tren Budidaya yang Menarik
1. Persiapan Wadah Ember yang Tepat
Gunakan ember plastik berukuran minimal 80 liter. Pastikan ember dicuci bersih sebelum digunakan
Lubangi bagian samping atas ember sebagai saluran pembuangan air otomatis saat hujan agar ikan tidak melompat keluar, serta pasang keran di bagian bawah untuk mempermudah penggantian air (sipon).
2. Instalasi Sistem Aerasi (Kunci Bioflok)
Berbeda dengan lele ember biasa, sistem bioflok membutuhkan oksigen terus-menerus. Pasang mesin aerator dengan batu aerasi di dasar ember.
Oksigen ini berfungsi untuk menjaga bakteri baik tetap hidup dan mengaduk air agar flok (gumpalan nutrisi) terbentuk dengan sempurna.
BACA JUGA:Tren Budidaya Estetik: 9 Model Kolam Lele yang Menyatu dengan Taman Air
3. Persiapan Air dan Media Bioflok
Jangan langsung memasukkan ikan. Isi air dan diamkan selama 2-3 hari. Tambahkan bahan pembentuk flok:
Garam krosok (untuk menetralkan pH dan jamur).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
