PAGARALAMPOS.COM - Terjun Sekar adalah salah satu destinasi alam yang memikat di Indonesia, khususnya di kawasan [sebutkan wilayah atau kabupaten jika kamu punya datanya].
Air terjun ini tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam yang menyejukkan, tapi juga menyimpan kisah sejarah dan makna budaya yang menarik untuk diketahui.
Asal Usul Nama Terjun Sekar
Nama “Sekar” dalam bahasa Jawa berarti “bunga.” Penamaan ini dipercaya berasal dari keindahan alam di sekitar air terjun yang dipenuhi oleh berbagai jenis bunga liar yang mekar sepanjang tahun.
BACA JUGA:Indonesia Jadi Tuan Rumah, Dunia Tak Menyangka Inilah Peran Besar RI di KAA 1955
Keharuman dan warna-warni bunga tersebut membuat suasana di sekitar terjun terasa seperti taman bunga alami, sehingga penduduk setempat menamainya Terjun Sekar.
Menurut cerita rakyat setempat, dulu di area ini tumbuh bunga langka yang hanya bisa ditemukan di lereng-lereng pegunungan, dan bunga tersebut dianggap sebagai simbol kesucian dan keindahan alam yang tak ternilai.
Oleh karena itu, Terjun Sekar bukan sekadar air terjun biasa, melainkan juga tempat yang penuh dengan nilai spiritual dan budaya.
Sejarah dan Legenda Terjun Sekar
BACA JUGA:Inilah Revolusi Paling Ikonik Abad ke-20 Fidel Castro Lawan Kekuasaan Besar
Terjun Sekar telah ada sejak zaman dahulu kala dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat lokal.
Beberapa sumber sejarah lisan menyebutkan bahwa air terjun ini dulunya merupakan tempat sakral yang sering digunakan oleh para tetua adat untuk bermeditasi dan melakukan ritual keagamaan.
Ada legenda yang beredar di kalangan warga sekitar tentang seorang putri cantik yang jatuh cinta pada seorang pemuda dari desa seberang.
Konon, karena kisah cinta mereka yang terhalang oleh adat dan jarak, putri tersebut menangis di dekat air terjun hingga air matanya membentuk sungai kecil yang kemudian menjadi Terjun Sekar.
BACA JUGA:Inilah Revolusi Paling Ikonik Abad ke-20 Fidel Castro Lawan Kekuasaan Besar