Memahami Sejarah Benteng Palasari: Jejak Kolonial di Bumi Bali!

Jumat 16-05-2025,16:28 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Di tengah keindahan alam dan budaya yang memukau di Bali, terdapat satu warisan sejarah yang jarang dikenal oleh wisatawan Benteng Palasari.

Terletak di Desa Palasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, benteng ini menyimpan cerita masa lalu tentang konflik, penjajahan, serta perjuangan rakyat Bali dalam menghadapi kekuasaan kolonial Belanda.

Asal Usul dan Latar Belakang Sejarah

Daerah Jembrana, yang merupakan pintu gerbang Bali dari arah Jawa, dianggap strategis dan perlu dikendalikan secara ketat oleh pemerintah kolonial.

BACA JUGA:Sejarah Benteng Tahula: Benteng Tua yang Menyimpan Jejak Perjuangan di Maluku!

Meskipun tidak sebesar benteng militer di daerah lain, Benteng Palasari berfungsi penting sebagai pos pengawasan dan basis militer Belanda.

Fungsi Militer dan Politik

Dari lokasi ini, Belanda dapat memantau aktivitas masyarakat, mengawasi lalu lintas perdagangan dari Jawa ke Bali, serta menangkal potensi pemberontakan.

Letaknya yang tersembunyi di antara perbukitan dan hutan menjadikan benteng ini sulit diserang secara langsung.

Selain itu, medan yang cukup sulit dilalui memberikan keuntungan taktis bagi pihak Belanda. Namun, benteng ini bukanlah tempat yang nyaman.

BACA JUGA:Dari Penjajahan ke Perlawanan Konflik Israel Palestina Bukan Sekadar Perang

Suasananya yang sunyi dan terisolasi menandakan bahwa keberadaan pasukan Belanda di sana lebih bersifat penjagaan daripada domisili jangka panjang.

Arsitektur dan Struktur Fisik

Secara fisik, Benteng Palasari tidak megah seperti benteng-benteng di Pulau Jawa.

Bangunannya sederhana, berbahan batu dan semen, dengan ruang-ruang sempit yang berfungsi sebagai tempat berjaga, penyimpanan senjata, serta pos pengintaian.

Kategori :