Sejarah Gunung Karang: Jejak Alam dan Spiritualitas di Ujung Banten!

Kamis 15-05-2025,05:30 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Tugu Keris: Simbol Perjuangan dan Kebudayaan!

Keberadaan makam dan masjid ini memperkuat posisi Gunung Karang sebagai titik penting dalam peta spiritual masyarakat Banten.

Legenda dan Cerita Rakyat

Gunung Karang juga diselimuti berbagai legenda dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu kisah yang cukup populer adalah tentang seorang tokoh sakti yang melakukan tapa brata di puncak gunung demi mencapai kesempurnaan spiritual.

Menurut cerita, sang tokoh memperoleh berbagai kesaktian dan kemudian mengajarkannya kepada masyarakat sekitar.

BACA JUGA:Sejarah Monumen Bambu Runcing: Simbol Perjuangan Rakyat Surabaya Melawan Penjajah!

Ada pula cerita tentang “penguasa gaib” Gunung Karang yang menjaga keseimbangan alam di kawasan tersebut.

Masyarakat adat percaya bahwa penghuni tak kasatmata ini harus dihormati dan dijaga keseimbangan relasinya melalui berbagai bentuk ritual dan larangan-larangan adat.

Gunung dan Kehidupan Masyarakat

Lebih dari sekadar simbol spiritual, Gunung Karang memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Lereng-lereng gunung digunakan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan, terutama tanaman hortikultura seperti kopi, cengkeh, dan sayuran.

BACA JUGA:Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949: Simbol Perjuangan dan Semangat Nasionalisme di Yogyakarta!

Tanahnya yang subur karena bekas aktivitas vulkanik menjadikan wilayah ini produktif.

Selain itu, sumber mata air dari Gunung Karang juga menjadi penopang kebutuhan air bersih bagi masyarakat Pandeglang dan sekitarnya.

Ini menjadikan gunung ini sebagai bagian integral dari ekosistem lokal yang harus dijaga kelestariannya.

Kategori :