Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Tugu Keris: Simbol Perjuangan dan Kebudayaan!

Menelusuri Sejarah Tugu Keris: Simbol Perjuangan dan Kebudayaan!

Menelusuri Sejarah Tugu Keris: Simbol Perjuangan dan Kebudayaan!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Tugu Keris merupakan salah satu monumen yang ikonik di Indonesia, khususnya di wilayah Palembang, Sumatera Selatan.

Berdiri tegak dengan bentuk menyerupai keris, senjata tradisional yang sarat makna, tugu ini bukan hanya menjadi penanda lokasi atau daya tarik wisata,

Asal-usul dan Makna Filosofis

Keris sejak lama dikenal sebagai senjata pusaka yang memiliki nilai spiritual dan simbolik yang mendalam dalam kebudayaan Nusantara.

BACA JUGA:Normandia Berdarah Serangan D-Day yang Membuka Gerbang Kemenangan Sekutu

Tidak hanya digunakan dalam pertarungan fisik, keris juga dianggap sebagai benda yang memiliki kekuatan gaib serta lambang status sosial.

Dalam konteks Tugu Keris, keris menjadi metafora dari keberanian, kehormatan, dan semangat perjuangan rakyat.

Tugu Keris di Palembang, secara khusus, dibangun sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan rakyat Sumatera Selatan dalam melawan penjajahan.

Keris dipilih karena mewakili semangat pantang menyerah yang diwariskan oleh para leluhur, serta menggambarkan perlawanan terhadap segala bentuk penindasan.

BACA JUGA:Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949: Simbol Perjuangan dan Semangat Nasionalisme di Yogyakarta!

Pembangunan Tugu Keris

Tugu Keris berdiri di kawasan strategis di Kota Palembang, tepatnya di simpang Patal Pusri, yang merupakan jalur utama lalu lintas.

Monumen ini mulai dibangun pada awal tahun 2000-an atas inisiatif pemerintah daerah, dengan dukungan tokoh budaya dan masyarakat setempat.

Pembangunan tugu ini memakan waktu sekitar dua tahun. Desainnya dibuat menyerupai keris dengan ukuran besar, berdiri di atas fondasi bundar yang melambangkan persatuan dan kekokohan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait