Menelusuri Sejarah Museum Macam: Ikon Seni Kontemporer Indonesia!

Jumat 09-05-2025,14:30 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM  - Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) merupakan tonggak penting dalam perkembangan seni rupa modern dan kontemporer di Indonesia.

Diresmikan pada tahun 2017 di Jakarta Barat, museum ini menjadi institusi pertama di Indonesia yang secara konsisten menghadirkan koleksi seni modern dan kontemporer dari dalam maupun luar negeri.

Kehadirannya tidak hanya mengubah lanskap seni rupa di Indonesia, tetapi juga membuka akses masyarakat luas terhadap karya-karya seni berkualitas internasional.

Latar Belakang dan Visi Pendiri

BACA JUGA:Kaum Muda Penentu Sejarah Fakta Mengejutkan Revolusi 1945

Museum MACAN didirikan oleh Haryanto Adikoesoemo, seorang kolektor seni dan pengusaha ternama asal Indonesia.

Dengan koleksi pribadi yang mencakup lebih dari 800 karya seni, Haryanto memiliki visi untuk menciptakan ruang yang memungkinkan publik menikmati dan memahami seni dalam konteks global.

Ia meyakini bahwa seni memiliki kekuatan untuk mendidik, menginspirasi, dan memperluas cakrawala berpikir masyarakat.

Museum ini dibangun dengan pendekatan kuratorial yang profesional dan standar internasional, sekaligus memprioritaskan pendidikan dan aksesibilitas.

BACA JUGA:Dijuluki Titanic Kuno, Bangkai Kapal Antikythera yang Berasal dari Abad I Sebelum Masehi: Inilah Penampakannya

Salah satu misi utama Museum MACAN adalah menjadi jembatan antara Indonesia dan dunia dalam ranah seni rupa kontemporer.

Pembukaan dan Koleksi Perdana

Museum MACAN resmi dibuka untuk umum pada November 2017 dengan pameran perdananya bertajuk “Art Turns.

World Turns.” Pameran ini menampilkan lebih dari 90 karya seni yang mencerminkan dinamika seni rupa modern dan kontemporer dari berbagai wilayah, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika.

BACA JUGA:Cikal Bakal Manusia Modern. Benarkah Pertama Kali Muncul di Afrika?

Kategori :