BACA JUGA:Menelusuri Sejarah dan Makna Tari Merak: Keindahan dan Keanggunan Budaya Jawa Barat!
Bahkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah, cerita ini sering dijadikan bahan untuk memahami unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik sebuah cerita rakyat.
Di Pantai Air Manis, terdapat patung batu Malin Kundang yang digambarkan sedang bersujud, yang dipercaya sebagai wujud anak durhaka yang dikutuk ibunya.
Lokasi ini menjadi destinasi wisata ikonik yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga nilai historis dan edukatif.
Apakah Malin Kundang Kisah Nyata?
BACA JUGA:Sejarah Tari Tide-Tide: Simbol Kebersamaan dan Warisan Budaya Maluku Utara!
Namun, kepercayaan masyarakat setempat terhadap kebenaran kisah ini tetap kuat, terutama karena adanya batu yang menyerupai sosok manusia di tepi pantai.
Cerita ini tetap hidup dan diteruskan dari generasi ke generasi karena memiliki kekuatan moral yang relevan hingga hari ini.
Terlepas dari aspek fiksi atau fakta, legenda Malin Kundang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia.