PAGARALAMPOS.COM - Masjid Qiblatain, yang berarti “Masjid Dua Kiblat”, merupakan salah satu masjid bersejarah yang terletak di kota Madinah, Arab Saudi.
Masjid ini memiliki nilai religius dan historis yang sangat penting dalam perjalanan awal Islam.
Sebab, di sinilah peristiwa monumental terjadi: perintah langsung dari Allah SWT untuk mengubah arah kiblat umat Islam dari Masjidil Aqsa di Yerusalem ke Ka'bah di Mekkah.
Lokasi dan Arsitektur Awal
BACA JUGA:Tak Disangka Perdagangan di Jalur Sutra Jadi Akar Dunia Global Saat Ini
Dahulu, tempat ini adalah bagian dari pemukiman Bani Salamah. Arsitektur awal masjid ini sangat sederhana, dibangun dari bahan-bahan lokal seperti batu dan tanah liat.
Namun seiring waktu, Masjid Qiblatain mengalami beberapa kali renovasi dan pembaruan, terutama pada masa pemerintahan Dinasti Utsmaniyah dan kemudian oleh pemerintah Arab Saudi.
Kini, masjid tersebut memiliki bentuk yang megah dengan dua menara menjulang, kubah besar, dan fasilitas modern.
Namun nilai sejarahnya tetap terjaga sebagai tempat terjadinya salah satu perubahan penting dalam praktik ibadah umat Islam.
BACA JUGA:Kaya akan Keragaman Sejarah! Inilah 3 Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Wajib Kamu Ketahui!
Peristiwa Penting: Perubahan Arah Kiblat
Sebelum perintah perubahan arah kiblat, umat Islam menghadap ke Masjidil Aqsa saat melaksanakan salat. Ini berlangsung sejak zaman Nabi Muhammad SAW di Mekkah hingga periode awal hijrah ke Madinah.
Namun dalam tahun ke-2 Hijriyah, saat Rasulullah sedang memimpin salat Dzuhur di masjid ini, turunlah wahyu dari Allah SWT melalui surah Al-Baqarah ayat 144:
Setelah ayat ini turun, Nabi Muhammad SAW langsung mengubah arah salat dari utara ke selatan, yaitu dari Masjidil Aqsa ke Ka'bah.
BACA JUGA:Tanamkan Sifat Sabar dan Tidak Sombong! Bagaimana Suku Samin Terbebas dari Penjajahan? Ini Ulasannya